BANDUNG. SUARARADARCAKRABUANA.COM – Iskandar Zulkarnain resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Bandung oleh Wali Kota Muhammad Farhan di Pendopo Kota Bandung. Pelantikan ini disaksikan oleh sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran legislatif, dan instansi vertikal.
Hadir pula istri Sekda Kota Bandung, Dewi Pertiwi Zulkarnain, yang juga menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bandung, serta Ketua TP PKK Kota Bandung, Aryatri M. Farhan, dan Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Bandung, Fitriana Dewi Erwin.
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyatakan dukungan penuh terhadap pelantikan Iskandar Zulkarnain sebagai Sekda definitif. Ia menekankan pentingnya peran Sekda dalam memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan menjaga integritas pemerintahan.
“Untuk kerja-kerja Pemerintah Kota Bandung, harapannya bisa lebih optimal. Tadi juga ada pesan yang cukup penting, khususnya terkait isu integritas yang sempat mencuat belakangan. Ini menjadi pesan utama bagi Sekda, sekaligus menjadi tantangan bagaimana Sekda bisa mengoordinasikan dan mengkolaborasikan seluruh OPD,” ujar Asep usai pelantikan.
Asep juga menyoroti tantangan birokrasi Kota Bandung ke depan yang membutuhkan kolaborasi lebih solid. Ia menilai kehadiran Sekda definitif akan mempercepat proses konsolidasi di lingkungan birokrasi.
“Karena ke depan, program-program Kota Bandung mau tidak mau harus dijalankan dengan kolaborasi lintas OPD yang lebih kuat. Itu yang harus ditingkatkan,” tambahnya.
Proses Seleksi Sekda dan Agenda PemerintahanMenanggapi penunjukan Iskandar Zulkarnain, Asep menyatakan bahwa DPRD menghormati hasil seleksi yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Bandung bersama lembaga-lembaga terkait.
“Kalau itu memang hasil dari proses seleksi sesuai aturan yang berlaku di Pemkot Bandung, ya itulah yang terjadi. DPRD tidak memantau terlalu detail proses seleksinya, karena memang bukan kewenangan kami. Kami tidak boleh mengajukan calon karena bukan fungsi DPRD,” tuturnya.
Terkait agenda pemerintahan ke depan, Asep menyampaikan kesiapan DPRD untuk berkolaborasi dalam pembahasan agenda strategis, termasuk penyusunan APBD Perubahan tahun 2025.
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/wabup-jigus-salurkan-batuan-korban-longsor-gunung-kuda/
“Setelah ini kita juga akan masuk ke pembahasan APBD Perubahan, dimulai dari RKUA dulu. Hari Senin nanti dijadwalkan mulai pembahasan RKUA. Mudah-mudahan seluruh prosesnya bisa selesai dalam bulan Juni atau Juli,” pungkas Asep.
Pelantikan Iskandar Zulkarnain sebagai Sekda definitif diharapkan dapat membawa angin segar bagi pemerintahan Kota Bandung. Dengan dukungan penuh dari DPRD dan kolaborasi lintas OPD, diharapkan program-program strategis dapat berjalan lebih optimal dan integritas pemerintahan semakin terjaga.
Redaksi ; Rakhmat Sugianto.SH





