Sederet Prestasi Kombes Pol Sumarni Di Institusi Polri

Cirebon. Suararadarcakrabuana.com – Institusi Polri melakukan penyegaran organisasi besar-besaran menjelang akhir tahun 2025 ini. Kabupaten Bekasi, salah satu wilayah yang terjadi perubahan strategis di pucuk pimpinan Polres Metro Bekasi.

Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Kapolres Metro Bekasi, menggantikan Kombes Pol Musfofa yang mendapatkan promosi sebagai Ps. Dirpolairud Polda Metro Jaya.

Keputusan tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi masif terhadap 1.086 personel Polri, mulai dari tingkat perwira tinggi hingga menengah, yang ditandatangani oleh As SDM Kapolri, Irjen Anwar.

Di jajaran perwira berprestasi, Kombes Sumarni bukanlah nama baru.  Sebelum memimpin Bekasi, ia merupakan Kapolresta Cirebon. Nama Sumarni mulai dikenal luas oleh publik saat menjabat sebagai Kapolres Subang pada 2021.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/sosok-kombes-pol-sumarni-kapolres-metro-bekasi-yang-baru/

Kala itu, baru dua minggu menjabat, ia langsung diuji oleh kasus pembunuhan ibu dan anak yang sangat menyita perhatian nasional. Berkat ketegasan dan kecermatannya, Sumarni berhasil membongkar motif dan menangkap para pelaku, meskipun kasus tersebut melibatkan oknum internal kepolisian.

Keberhasilan ini membawanya pada serangkaian posisi penting, termasuk menjadi Wakapolresta Metro Bekasi selama lima bulan di tahun 2023, sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Kapolresta Cirebon.

Perwira kelahiran Pontianak, 7 November 1977 ini memiliki spesialisasi yang kuat di bidang pemberantasan korupsi. Keahliannya diasah selama empat tahun menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, ia pernah mengemban tugas di Kanit Subsidt III Tipikor Bareskrim Polri serta Direktorat Anti Korupsi Polda Kalbar.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kapolresta-cirebon-sampaikan-peningkatan-arus-lalin-nataru/

Integritasnya terhadap budaya anti-rasuah juga ia tuangkan dalam tulisan. Saat masih berpangkat Kompol, Sumarni menulis buku berjudul “Salam Zero”.

Buku tersebut mengulas filosofi kepemimpinan zero tolerance terhadap korupsi yang dipraktekkan oleh Brigjen Arief Sulistyanto (saat itu Kapolda Kalbar), yang menjadi inspirasi bagi perjalanan kariernya.

Dibalik kesuksesannya, Kombes Sumarni memiliki pendamping yang juga merupakan sosok berprestasi di Korps Bhayangkara. Suaminya adalah Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu, yang saat ini menjabat sebagai Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.

Nama Brigjen Asep menjadi sorotan di akhir 2025 setelah sukses memimpin Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap empat kepala daerah sekaligus (Bupati Bekasi, Lampung Tengah, Indragiri Hulu, dan Ponorogo).

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kombes-pol-sumarni-kini-diangkat-mejabat-kapolres-metro-bekasi/

Sama seperti istrinya, karier Brigjen Asep sangat lekat dengan dunia pemberantasan korupsi ;

  • 2007: Menjadi penyidik KPK (satu angkatan dengan Novel Baswedan).
  • 2013: Bertugas di Dittipidkor Bareskrim Polri.
  • 2015: Menjabat Kapolres Cianjur.
  • 2022-Sekarang: Kembali ke gedung merah putih sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) hingga menjabat Plh Deputi Penindakan menggantikan Irjen Pol Karyoto.

Pasangan perwira ini merepresentasikan kombinasi pengalaman lapangan yang kuat dan komitmen tinggi terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Wonk Alit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!