Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mendorong penyaluran kredit dengan bunga mura semakin diperluas ke tingkat perdesaan, melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih.
“Melalui Koperasi Merah Putih, juga kita salurkan nanti kredit-kredit murah untuk rakyat,” ujar Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Kopdes Merah Putih yang ditayangkan secara daring.
“Tadinya bunganya 24 persen, saya perintahkan harus turun di bawah 10 persen. Akhirnya Menteri Keuangan dan Danantara, sudah pak, 8 persen,” kata dia.
Menurut dia, pengenaan bunga kredit sebelumnya relatif kurang adil bagi para pengusaha kecil, lantaran dikenai tarif tambahan lebih besar dibanding para pengusaha besar.
“Masa pengusaha besar dapat 9 persen, emak-emak di kampung-kampung dapat 24 persen. Enggak bener itu, kita ubah dan, nanti untuk semua rakyat nanti kita akan beri kredit yang relatif murah. Jadi nanti akan ada gerai lembaga keuangan di Koperasi ini,” ujar presiden prabowo
Sebelumnya, Prabowo meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih. Acara peresmian digelar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Prabowo mengatakan, peresmian kali ini jadi tonggak sejarah. Terlebih 1.061 Kopdes Merah Putih yang diresmikan siap beroperasi lengkap dengan sarana dan prasarana tersedia, mulai dari gedung, gudang, truk, hingga mobil pick up.
“Secara fisik, gedungnya ada, gudangnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur-unsur logistIKNya ada. Ada truk, pick up, kendaraan tiga roda. Saya kira hari ini cukup penting,” ujarnya dalam tayangan virtual.
Menurut laporan awal yang diterimanya, telah dipersiapkan sekitar 1.300 unit KDKMP untuk diresmikan. Namun setelah dievaluasi, Prabowo memutuskan untuk memilih 1.061 koperasi yang sudah siap beroperasi.
“Intinya adalah, bahwa kita mendirikan mulai dari konsep sampai terwujud kurang dari 1 tahun. Pembangunan fisik saja dimulainya kurang lebih November 2025. Sampai sekarang berarti 7 bulan,” kata dia.
“Dalam 7 bulan kita bisa operasiomalkan 1.061 koperasi. Tetapi, tadi dilaporkan Menko Pangan, secara fisik yang sudah siap lebih dari 9.000 gedung, 9.000 gudang, 9.000 sistem. Saya kira ini prestasi bagi bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Pada kesempatan sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) target sebanyak 30.000 unit Koperasi Desa Merah putih bisa diresmikan sebelum 17 Agustus 2026.
“Pemerintah menargetkan 30.000 unit lebih KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus mendatang,” ucap Zulhas.
Merujuk pada catatannya, ia menyebut per saat ini ada sebanyak 9.294 KDKMP yang bangunan fisiknya telah rampung. Mengacu pada laporan Agrinas Palma Nusantara, jumlahnya bisa bertambah hingga 150-200 unit setiap hari.
“Untuk memastikan koperasi berjalan dengan baik, pemerintah telah menyiapkan sumber daya manusia. Saat ini sedang dilakukan rekrutmen 30.000 manajer KDKMP, sedang proses seleksi,” tuturnya.
Wonk Alit/SRC




