Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menandatangani kerja sama untuk mendukung percepatan pembangunan di Jawa Barat.
Tonny dalam siaran pers resmi TNI AU yang disiarkan di Jakarta, Jumat, mengatakan TNI AU memiliki sumber daya yang dapat disinergikan dengan program dan prioritas pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Jawa Barat.
“Karena hal itu, kami memandang perlu untuk datang ke sini sekaligus membangun kerja sama dalam mendukung pembangunan Jawa Barat. TNI Angkatan Udara memiliki sumber daya, sementara pemerintah daerah memiliki program dan prioritas yang harus dilaksanakan. Apabila seluruh potensi tersebut disatukan, tentu akan menjadi kekuatan bersama untuk membangun Jawa Barat,” kata Tonny.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian tentang “Sinergi TNI AU Manunggal Karya Bakti Dirgantara untuk Akselerasi Pembangunan di Jawa Barat” di Jawa Barat pada Kamis (3/9).
Menurut Tonny, dukungan terhadap pembangunan Jawa Barat diperlukan karena wilayah tersebut memiliki posisi strategis, terutama dari sisi pertahanan udara.
Ia mengatakan posisi strategis tersebut antara lain ditunjukkan dengan keberadaan tujuh pangkalan udara TNI AU di wilayah Jawa Barat.
Tonny mengapresiasi respons positif Dedi Mulyadi dan jajaran pemerintah daerah terhadap rencana kolaborasi antara TNI AU dan Pemprov Jawa Barat.
Namun, Tonny belum menjelaskan secara rinci program pembangunan yang akan dikerjakan bersama melalui kerja sama tersebut. Ia juga belum merinci bentuk bantuan TNI AU untuk mendukung berbagai program pembangunan di Jawa Barat.
“Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus membuka peluang pemanfaatan potensi yang dimiliki untuk mendukung berbagai program pembangunan di Jawa Barat,” katanya.
Wonk Alit/SRC




