KDM Sentil Pemkab Cirebon APBD 4,2 T Dialoksikan Jalan Rp130 M

SUBANG, Suararadarcakrabuana.com – Pemerintah Kabupaten Cirebon memproyeksikan postur rancangan APBD tahun 2026 sebesar Rp4,2 Triliun. Dari jumlah tersebut, Rp2,2 Triliunnya digunakan untuk Belanja Pegawai. Sementara, anggaran untuk pembangunan jalan hanya dialokasikan Rp130 miliar.

Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrab Gubernur Jawa Barat menyentil alokasi anggaran pembangunan jalan yang dianggap tidak rasional dengan besarnya APBD.

Anggaran pembangunan jalan di kabupaten Cirebon dinilai terlalu kecil. dibandingkan daerah-daerah lain di Jawa Barat.

“Kalau perbandingan kabupaten lain, Subang itu APBD-nya hanya 3,2 triliun, tapi belanja pembangunan jalannya hampir 400 miliar. Purwakarta APBD-nya hanya 2,5 T, belanja jalannya hampir 300 miliar,” ungkap Dedi Mulyadi, membandingkan dengan beberapa daerah tetangga.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Dedi Mulyadi saat pertemuan dengan Bupati Cirebon, Imron beserta beberapa kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon di Lembur Pakuan, Subang.

Dalam pertemuan itu, Gubernur bertanya mengenai kondisi jalan rusak di kabupaten Cirebon, termasuk berapa rencana alokasi anggaran pertahunnya sampai 2029.

Pertanyaan itu lalu dijawab oleh Kepala Bapelitbangda Kabupaten Cirebon, Dangi, yang menjelaskan bahwa total panjang jalan rusak berat maupun sedang mencapai 190 kilometer dengan alokasi anggaran Rp130 miliar pertahun.

“Berdasarkan perhitungan kami dengan rencana dibetonisasi, untuk 1 km Rp5 miliar. Dikali 190 km kurang lebih 900 miliar,” jelas Dangi, dikutip dari akun Youtube Lembur Pakuan Channel, (6/8/2025).

Dedi Mulyadi meminta agar komposisi belanja APBD segera dirasionalkan.

“Harus segera dirasionalisasikan, karena perbandingannya kabupaten tetangga, Subang. Pesan saya hari ini sebelum nanti nyusun RAPBD, segera titik mana saja yang harus segera diefisienkan” Pungkas KDM.

 

Kabiro Subang : Riris

Redaksi ; RS,SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!