BANDUNG.Suararadarcakrabuana.com – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memastikan akan segera menetapkan Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank BJB menggantikan Yusuf Saadudin yang meninggal dunia pada Jumat, (14/11/2025) dini hari.
Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya sebagai pemegang saham pengendali akan segera merumuskan nama yang menggantikan Yusuf malam ini.
Dia mengaku sudah mengantongi nama calon pengganti almarhum Yusuf Saadudin untuk mengisi posisi pucuk Bank BJB.
“Malam ini sudah diputuskan [Plt. Bank BJB]. Sudah ada namanya,” katanya usai menghadiri WJIS 2025 di Pullman Hotel, Bandung, Jumat (14/11/2025).
Terkait kriteria pengganti Yusuf, Dedi Mulyadi mengaku pihaknya memilih orang yang memiliki integritas.
“Yang penting orang baik saja. Kerja dengan saya tidak perlu pintar-pintar banget—yang penting jujur dan berintegritas,” katanya.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengatakan pihaknya mendapatkan kabar jika Yusuf meninggal ketika dalam keadaan tengah berpuasa.
“Kita doakan semoga almarhum diterima iman dan Islamnya diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang layak disisi Allah subhanahu wa ta’ala,” katanya.
Pihaknya juga menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan, kesabaran, dan kemuliaan atas kepergian figur yang dicintai. Menurut pemegang saham pengendali Bank BJB ini, Yusuf merupakan sosok pemimpin yang baik.
Sosok yang terpilih sebagai Dirut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024, di Menara Bank BJB, Bandung pada Rabu (16/4/2025) menurut Dedi adalah seorang pemimpin yang memiliki dedikasi yang sangat kuat.
“Loyal terhadap pekerjaan dan jujur dalam pelaksanaan tugas. Semoga almarhum pergi dalam keadaan bahagia,” katanya.
Yusuf merupakan bankir kelahiran Bandung, Jawa Barat pada 1973. Dia menamatkan pendidikan S-1 Akuntansi dari Universitas Padjadjaran pada 1999, dan meraih gelar Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis di universitas yang sama pada 2015.
Yusuf bukan lagi sosok baru di Bank BJB. Dia sempat menduduki posisi Pemimpin Divisi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) pada 2019 hingga 2021
Setelah itu, dia dipercaya menakhodai Divisi Kredit Konsumer sejak 2021 hingga Juli 2024. Jabatan Direktur Konsumer dan Ritel lantas dijabatnya pada 2024 hingga 2025.
Redaksi ; Wonk Alit




