Gapura Khas Kesultanan Jadi Ikon Sekolah Rakyat Cirebon

Cirebon, Suararadarcakrabuana.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusung arsitektur budaya lokal pada pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Salah satu ciri yang ditonjolkan adalah desain gapura bergaya Candi Bentar yang mengadopsi ikon khas Kesultanan Cirebon.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Tomi Hendratno mengatakan, penerapan desain tersebut bertujuan agar kawasan Sekolah Rakyat tetap merepresentasikan identitas budaya daerah.

“Desain Sekolah Rakyat Cirebon identik dengan budaya Kesultanan Cirebon. Kami mengadopsi desain gapura Candi Bentar yang kemudian diaplikasikan pada gerbang utama Sekolah Rakyat. Ini merupakan ikon arsitektur di Cirebon dan ciri khas budaya lokal karena hampir seluruh kantor pemerintahan di Cirebon juga menggunakan konsep gerbang seperti itu,” ujar Tomi dalam keterangan tertulis.

Selain mengusung unsur budaya lokal, Sekolah Rakyat Cirebon dirancang dengan tata ruang yang efisien. Menurut Tomi, seluruh fungsi bangunan tetap dapat diakomodasi meski proyek dibangun di atas lahan yang relatif terbatas.

Baca juga : https://www.suararadarcakrabuana.com/ketua-dpd-ppri-cirebon-raya-ucapkan-selamat-ultah-akp-shindi-al-afgani/

“Keunggulan Sekolah Rakyat Cirebon ini adalah desainnya yang sangat compact dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal. Tidak ada gedung maupun fasilitas yang dikurangi, sehingga seluruh kebutuhan ruang tetap terpenuhi melalui penataan layout yang dimaksimalkan,” kata dia.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, seluruh Sekolah Rakyat yang dibangun pemerintah dirancang memiliki standar internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga asrama, makan, seragam, sepatu, hingga laptop. Harapannya adalah memutus rantai kemiskinan ekstrem dan menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Dody.

Baca juga:https://www.suararadarcakrabuana.com/beasiswa-gubernur-jabar-2026-di-nusa-putra-university/

Sekolah Rakyat Cirebon berlokasi di Desa Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Kompleks pendidikan tersebut dibangun di atas lahan seluas 5,4 hektar dengan total luas bangunan mencapai 27.372 meter persegi. Fasilitas yang disediakan meliputi

  • gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA,
  • asrama putra dan putri,
  • rumah susun guru,
  • laboratorium,
  • kantin,
  • masjid,
  • gedung serbaguna,
  • lapangan olahraga,
  • berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Pembangunan Dikebut Senior Vice President Marketing PT Brantas Abipraya (Persero) Syafriandy mengatakan, kontraktor pelaksana menerapkan sejumlah strategi untuk mempercepat penyelesaian proyek, di antaranya

  • memastikan ketersediaan material di lokasi,
  • menambah tenaga kerja, termasuk personel TNI,
  • memberlakukan shift malam

“Pertama kami pastikan seluruh material sudah tersedia di lokasi proyek sehingga bisa lebih efisien waktu. Strategi berikutnya, kami melakukan penambahan tenaga kerja termasuk dari anggota TNI, serta menerapkan shift malam agar penyelesaian Sekolah Rakyat Cirebon dapat tercapai sesuai rentang waktu yang telah ditentukan,” ujar Syafriandy.

Baca juga : https://www.suararadarcakrabuana.com/700-rider-meriahkan-ts-jabar-ngahiji-ke-16-di-cirebon/

Ia menambahkan, percepatan pekerjaan tetap dilakukan dengan menjaga kualitas konstruksi. Salah satunya melalui penggunaan dinding panel PVC pada ruang asrama.

Menurut Syafriandy, sebelum dimulainya tahun ajaran baru, pihaknya menargetkan lima gedung asrama, dua gedung sekolah, dan sejumlah bangunan pendukung sudah selesai dan dapat difungsikan.

Wonk Alit/SRC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!