CIREBON. Suararadarcakrabuana.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat bergerak cepat memperluas digitalisasi pasar bagi para pelaku ekonomi kreatif. Berkolaborasi dengan PT Telkom Indonesia, Disparbud Jabar menggelar Onboarding Pelaku Ekraf ke Pasar Digital (PADI) UMKM yang diadakan di Kantor Telkom Cirebon, Selasa 7 Juli 2026.
Kegiatan diikuti oleh 50 pelaku ekraf dari Kabupaten dan Kota Cirebon. Para peserta yang hadir merupakan hasil penyaringan ketat melalui skema open call yang dibuka secara transparan untuk pelaku ekraf dari wilayah Kabupaten/Kota Cirebon.
Mereka menjadi representasi dari subsektor unggulan seperti kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, desain komunikasi visual (DKV), penerbitan, dan fotografi.
Program ini diadakan karena masih terdapat keterbatasan informasi serta pemahaman mengenai pemanfaatan aplikasi digital PADI sebagai sarana perluasan pasar dan peningkatan daya saing produk lokal. Selain itu kegiatan diharapkan bisa mendorong penerapan digitalisasi dalam ekosistem ekraf di wilayah Kabupaten/Kota Cirebon.
Dalam kesempatan ini, para peserta diperkenalkan secara langsung mengenai fitur, mekanisme pendaftaran, hingga strategi pemasaran produk melalui marketplace PADI UMKM.
Selain itu, mereka juga dibekali materi-materi penting untuk meningkatkan kapasitas. Ada empat materi yang disampaikan dari hulu ke hilir, yakni:
1. Peta Jalan Ekraf Lokal: Pemetaan potensi oleh Kepala Disbudpar Kota Cirebon;
2. Daya Tarik Visual Business-to-Business (B2B): Strategi Desain Identitas Produk dan Visual Katalog Digital oleh Tri Hasdianto (Dosen Prodi Kriya FSRD ITB);
3. Legalitas Usaha: Pentingnya Pendaftaran Merek oleh Aditya Amarullah (Fungsional Analis Kebijakan Kanwil Kemenkumham Jabar); dan
4. Optimalisasi Platform: Peluang Pemasaran di Marketplace B2B oleh Irsyad Thoyib (PADI UMKM)
Kegiatan juga melibatkan unsur pentahelix serta kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Koperasi dan UKM (Diskuk) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Tujuannya agar pembinaan pelaku ekraf dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Tidak sekadar teori, acara juga langsung ditindaklanjuti dengan sesi konkret berupa konsultasi penerbitan Surat Rekomendasi serta pendampingan langsung produk peserta ke dalam sistem PADI UMKM. Ini
Menjadi salah satu komitmen Disparbud Jabar dalam mendorong pelaku keraf agar naik kelas, memperluas pasar melalui digitalisasi, dan menggerakan ekonomi baru yang berkelanjutan di Jawa Barat
Wonk Alit /SRC




