DKKC Mengaku Kecewa Dengan Sikap Oknum Disbudpar

CIREBON.Suararadarcakrabuana.com – Dewan Kesenian Kabupaten Cirebon (DKKC) mengaku kecewa dengan sikap sejumlah oknum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat yang dituding bermain sendiri dalam melaksanakan program kegiatan.

Kondisi tersebut, memicu keretakan antara DKKC dengan Disbudpar yang selama puluhan tahun berlangsung harmonis. Ketua DKKC, H Sulama Hadi mengatakan, keretakan itu terjadi setelah berakhirnya event Hari Jadi Kabupaten Cirebon, beberapa bulan silam.

“Ada oknum-oknum di internal Disbudpar yang bermain sendiri. Kami DKKC tidak pernah dilibatkan sama sekali dalam setiap kegiatan. Mungkin Disbudpar sudah bisa jalan sendiri, jadi tidak memerlukan kami dari DKKC,” ujar Sulama, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Padahal menurut Sulama, berdasarkan aturan yang ada, DKKC harus selalu dilibatkan dalam setiap kegiatan budaya yang dilakukan oleh Disbudpar.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dedi-mulyadi-usul-aparat-bersenjata-disiagakan-di-titik-rawan/

“DKKC harus berjalan seiring dengan pemerintah yang berkaitan dengan budaya dan sebagainya. Pada kenyataannya, setiap kali ada kegiatan budaya yang membawa nama Kabupaten Cirebon, kami tidak pernah dilibatkan dalam beberapa bulan terakhir. Jadi kami juga tidak menggebu-gebu, karena masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan,” tegasnya.

Saat disinggung soal kepengurusan DKKC saat ini, Sulama mengatakan, kepengurusan DKKC di bawah kepemimpinannya akan segera berakhir. Dirinya membuka selebar-lebarnya kesempatan kepada pegiat seni dan budaya Kabupaten Cirebon untuk memperbaiki DKKC.

“Masa kepengurusan DKKC yang sekarang mau berakhir. Kalau saya sendiri kemungkinan besar tidak akan mencalonkan lagi. Saya pikir masih banyak orang yang lebih baik dari saya,” katanya.

Soal siapa yang pantas untuk menduduki posisi ketua DKKC, pimpinan grup Sandiwara Jayabaya ini menyebut, sosok yang pantas adalah orang yang paham betul dengan tradisi Cirebon.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/gaji-pppk-di-kota-cirebon-akan-naik-secara-berkala/

“Jangan sampai adat dan tradisi budaya Cirebon hilang, hanya karena kita semua tidak paham,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon.

 

Wonk Alit/SRC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!