BANDUNG, Suararadarcakrabuana.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun langsung mengecek rumah warga yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), (22/8/2026).
Dedi mengecek kerusakan rumah sekaligus memastikan data warga penerima bantuan sesuai dengan kondisi di lapangan. Peninjauan dilakukan hingga malam hari. Sejumlah rumah diperiksa, mulai dari bangunan dengan dinding retak parah hingga tiang penyangga yang terlepas.
“Kalau rusaknya berat, kita bantu Rp 20 juta,” ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/8/2026).
Ia juga menemui warga dan petugas di tenda pengungsian. Dalam pertemuan itu, dia memastikan kondisi rumah yang dilaporkan warga sesuai dengan hasil pendataan. Meski penerangan di lokasi terbatas, proses pengecekan tetap dilakukan.
Setelah melihat kondisi rumah dipastikan dan bantuan diberikan langsung kepada pemilik rumah sesuai tingkat kerusakannya.
Di Kelurahan Bangka Leleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Manggarai Timur, sebanyak 23 rumah rusak berat mendapat bantuan Rp 20 juta per rumah. Sementara 83 rumah rusak ringan mendapat Rp 5 juta per rumah.
Adapun di Kelurahan Nggalakleleng, Kecamatan Pocoranaka, bantuan diberikan kepada 20 rumah rusak berat masing-masing Rp 20 juta dan 18 rumah rusak ringan masing-masing Rp 5 juta.
“Kita pastikan data rumah yang rusak berat, retak-retak, hingga yang roboh terdata dengan benar. Penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan tunai agar warga bisa langsung memperbaiki tempat tinggalnya,” kata Dedi.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan jumlah penerima bantuan bertambah setelah tim melakukan pengecekan ulang di lokasi.
Menurut Adi, bantuan diberikan langsung di wilayah terdampak supaya warga tidak perlu menunggu lama untuk memperbaiki rumahnya.
“Penyaluran bantuan dilakukan bersama Tim Aju BPBD Jabar, BPBD setempat, pemerintah daerah, dan sejumlah pihak terkait,” ucap Adi.
Rincian total bantuan Sebelumnya diberitakan, total bantuan untuk warga terdampak gempa NTT yang dihimpun dari sejumlah pihak di Jawa Barat mencapai Rp 4,5 miliar.
- Adapun bantuan tersebut terdiri atas Baznas Jawa Barat Rp 1 miliar yang berasal dari zakat ASN dan BUMD Jabar.
- Bank BJB melalui program BJB Peduli juga menyumbang Rp 1 miliar.
- Dedi Mulyadi memberikan bantuan pribadi sebesar Rp 600 juta.
Sementara Wali Kota Depok Supian Suri menyumbang Rp 500 juta. Apindo Jawa Barat memberikan Rp 500 juta, ASN Pemprov Jabar Rp 400 juta, Kadin Jawa Barat Rp 200 juta, Kwarda Gerakan Pramuka Jabar Rp 100 juta, serta PT Buana Kasiti dan tambahan hasil rapat sebesar Rp 200 juta.
Wonk Alit/SRC




