Jakarta. Suararadarcakrabuana.com – Presiden Prabowo Subianto segera mengumpulkan seluruh mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sepulang menghadiri konferensi internasional pada forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.
Tujuannya untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa terlaksana dengan baik.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BGN Dadan Hindayana, saat meninjau kondisi pasien diduga keracunan massal usai santap MBG, di GOR Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (23/9).
“Ya ada keinginan sepulang dari New York untuk berkumpul dengan seluruh mitra. Agar bisa melakukan program dengan sebaik-baik itu,” kata Dadan.
Baca Juga: https://www.suararadarcakrabuana.com/perjanjian-mbg-rugikan-sekolah-guru-jangan-takut/
Terkait fenomena keracunan massal di Cipongkor, Dadan telah meninjau SPPG di kawasan tersebut. Hasilnya, dia menyebut bahwa ada keteledoran di sana.
“Saya sudah meninjau SPPG-nya. Kondisinya sebenarnya bagus, hanya mungkin ada keteledoran,” ujarnya.

Dia juga sudah meminta agar SPPG yang berkaitan tak beroperasi sementara, guna melakukan perbaikan menyeluruh.
“Saya sudah minta untuk stop sementara,” tegas dia.
Adapun terkait pasien yang terpapar keracunan diduga imbas MBG di Cipongkor, Dadan menuturkan kebanyakan mereka mengalami gejala pusing hingga mual.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak mulai dari sukarelawan, tenaga kesehatan, perangkat desa dan kecamatan, hingga jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang terlibat dalam penanganan para korban.
“Jadi, semuanya kan melihat sesuatu yang luar biasa di daerah ya, koordinasi baik sekali. Dan saya catat tadi ada beberapa hal yang harus disiapkan. Jadi dalam hal seperti ini termasuk kan obat-obatan, tempat mandi juga. Jadi di setiap wilayah memang harus disiapkan,” pungkasnya
Reporter Eko RS




