“Ibu adalah sekolah pertama buat anak-anak. Jika ibu-ibu membawa gadget di depan mereka, mengenalkan yang pertama, itu juga menjadi ingatan yang mungkin seumur hidup buat mereka,” ujarnya dalam sambutan Talkshow “Strategi Perempuan Indonesia Memanfaatkan Digitalisasi untuk Efisiensi” di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat.
Menurut Ilma, peran perempuan dalam menggunakan teknologi digital secara bijak dan cerdas, akan selalu diingat oleh anak-anaknya. Oleh karena itu, saat ini, perempuan perlu berperan aktif sebagai agen perubahan di berbagai sektor rumah tangga, pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.
“Tidak hanya sebagai pengguna. Memang, digitalisasi telah memberikan banyak kemudahan, efisiensi, waktu dan akses terhadap informasi. Namun di balik berbagai peluang itu, juga tentunya akan ada banyak tantangan,” ungkapnya.
Dalam dinamika digitalisasi saar ini, perempuan menjadi penjaga nilai dari keluarga, serta memegang kunci untuk memastikan bahwa transformasi digital dapat membawa manfaat, bukan hanya ancaman.
“Kita perlu membekali diri dengan pemahaman tentang perlindungan data yang akan nanti kita diskusikan bersama. Kemudian cara berinteraksi yang sehat di media sosial, serta mengenali dan mencegah bentuk-bentuk kekerasan berbasis digital,” tutur Ilma Nugrahani Ismail.
Dengan hal tersebut, Ilma meminta agar perempuan dapat belajar strategi konkret, supaya tidak sekadar menjadi pengguna melainkan memanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi.
“Dan juga mungkin untuk usaha bagi Ibu rumah tangga, pekerja, maupun pelaku UMKM. Insya Allah mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk saling belajar,” tegasnya.
Dalam acara ini, hadir mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yakni Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto. Kemudian hadir Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Komdigi, Indri Angga Raka Prabowo yang merupakan istri dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo.
Adapun tamu spesial dalam acara ini antara lain Penasihat DWP Kementerian Kebudayaan, Cynthia Giring Ganesha, Penasihat DWP Kementerian HAM, Mutiara Mugiyanto, dan Wakil Penasihat DWP Kementerian UMKM, Novi Helvi Moraza.
Selain itu hadir juga Ketua I Bidang Pendidikan DWP Pusat, Teti Herawati Aminudin Aziz sekaligus Ketua DWP Perpusnas, kemudian juga hadir Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Pusat, Sri Hartanti Azhar sekaligus Ketua DWP Ditjen Keslan Kementerian Kesehatan.
Acara tersebut dilanjutkan dengan seminar diskusi “Strategi Perempuan Indonesia Memanfaatkan Digitalisasi untuk Efisiensi, yang dimoderatori oleh Ketua DWP Kementerian Komdigi sekaligus Dosen Sekolah Farmasi ITB, Ilma Nugrahani Ismail. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Praktisi Literasi Digital dan Aktris, Marcella Zalianty, serta Certified Financial Planner, Annisa Steviani.
Biro Humas Kementerian Komdigi
Redaksi ; Rakhmat sugianto.SH




