CIREBON.Suararadarcakrabuana.com – Polresta Cirebon Berkomitmen dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat terus diwujudkan melalui langkah nyata.
Salah satunya dengan meresmikan Bengkel Ojol Kamtibmas Polresta Cirebon, Jumat 30 Januari 2026
Bengkel ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada para pengemudi ojek online yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Bengkel Ojek Kamtibmas tersebut berlokasi di Perumahan Griya Qanita No. E6, Desa Pejambon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi para pengemudi ojek online, tidak hanya untuk perawatan kendaraan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan pembinaan antara Polri dan komunitas ojol.
Peresmian bengkel dilakukan secara simbolis oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama SH SIK MH yang diwakili oleh Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto SIK.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Polresta Cirebon, di antaranya Kasat Binmas Kompol Iman Retno SIP MM, Wakasat Lantas AKP Hadi Suryanto, STrK SH, Kanit Regident Sat Lantas AKP Andi Noviyandi SAP MH, Kasi Propam Iptu Enjay Sonjaya SH, serta personel Polresta Cirebon dan perwakilan komunitas ojek online.
Dalam keterangannya, Wakapolresta Cirebon menyampaikan, keberadaan Bengkel Ojol Kamtibmas bukan sekadar fasilitas teknis untuk servis kendaraan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Polresta Cirebon dalam membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat.
“Bengkel Ojol Kamtibmas ini bukan hanya tempat servis kendaraan. Ini adalah simbol kehadiran negara dan wujud nyata kemitraan Polri dengan masyarakat.
Pengemudi ojek online adalah mitra strategis Polri karena setiap hari berada di lapangan dan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.
Baca juga : https://www.suararadarcakrabuana.com/akbp-eko-munarianto-resmi-jabat-wakapolresta-cirebon/
AKBP Eko menjelaskan, bengkel tersebut dirancang sebagai ruang multifungsi. Selain digunakan untuk perawatan kendaraan, bengkel ini juga menjadi tempat bertukar informasi, menyampaikan aspirasi, hingga sarana pembinaan kamtibmas bagi para pengemudi ojek online.
“Melalui Bengkel Ojol Kamtibmas ini, kami membuka ruang komunikasi dua arah. Di sinilah sinergi dibangun, pembinaan dilakukan, dan informasi berkembang untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas,” ujarnya.
Menurutnya, pengemudi ojek online memiliki posisi strategis karena mobilitas mereka yang tinggi dan jangkauan wilayah yang luas.
Dengan keberadaan bengkel ini, Polresta Cirebon ingin memastikan para pengemudi ojol merasa menjadi bagian dari sistem keamanan wilayah.
“Kami ingin para pengemudi ojek online merasa dilibatkan, diperhatikan, dan dilindungi. Ketika Polri dan Masyrakat bergerak bersama, maka stabilitas kamtibmas dapat terjaga secara berkelanjutan,” ujarnya.(31/1/2026)
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/gegara-kasus-hogi-berujung-kapolres-sleman-dinonaktifkan/
Lebih lanjut, AKBP Eko menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata-mata tanggung jawab Polri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Keamanan wilayah tidak bisa hanya dibangun oleh Polri sendiri. Dibutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk komunitas ojek online, sebagai bagian dari solusi untuk menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman dan nyaman,” ungkapnya.
Melalui peresmian Bengkel ojek Kamtibmas ini, Polresta Cirebon berharap sinergi antara Polri dan pengemudi ojek online semakin kuat.
Kehadiran bengkel tersebut diharapkan mampu meningkatkan rasa aman, mempererat komunikasi, serta mendorong peran aktif pengemudi ojol dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di lapangan.
Baca juga ;
Langkah ini sekaligus menjadi inovasi pelayanan Polri yang humanis dan adaptif terhadap perkembangan masyarakat, khususnya dalam merangkul komunitas transportasi online sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon.
( Wonk Alit )
Post Views: 111