WAJO. Suaradarcakrabuana.com — Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo dari Fraksi Partai Gerindra, Rahman Rahim, menggelar reses masa sidang di Kelurahan Cina, Kecamatan Pammana, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi yang akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
Reses legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI Sabbangparu – Pammana tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain menjadi forum penyampaian aspirasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan berbagai pelayanan publik yang langsung dirasakan warga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pammana, Lurah Cina, Lurah Pammana, PPK Pammana, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Kepala BLK Ulugalung yang menyosialisasikan program pelatihan kerja dan kursus gratis,
Termasuk Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Pammana yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang diwakili Kepala Bidang Capil untuk menyosialisasikan program Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Mengawali kegiatan, Rahman Rahim menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir. Menurutnya, partisipasi warga dalam reses merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah sekaligus menjadi motivasi baginya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir. Aspirasi yang disampaikan hari ini menjadi amanah bagi saya untuk diperjuangkan. Reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar pembangunan benar-benar menjawab persoalan di lapangan,” ujar RR, sapaan akrab Rahman Rahim.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi prioritas. Salah satu yang paling banyak disuarakan adalah harapan agar Rahman Rahim mengawal Program Pintas Merdeka Pemerintah Kabupaten Wajo, khususnya peningkatan ruas jalan di ibu kota Kecamatan Pammana yang meliputi Kelurahan Cina dan Kelurahan Pammana.
Warga mengeluhkan kondisi jalan yang telah lama rusak dan dinilai menghambat aktivitas sehari-hari. Mereka berharap pemerintah memberikan perhatian serius karena ruas jalan tersebut disebut sudah sekitar satu dekade tidak mendapatkan perbaikan yang signifikan.
Selain perbaikan jalan, masyarakat juga mengusulkan pengadaan mobil pengangkut sampah dan mobil pemadam kebakaran untuk Kecamatan Pammana guna meningkatkan pelayanan publik dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Persoalan kelangkaan gas LPG 3 kilogram atau gas melon turut menjadi perhatian warga. Mereka meminta adanya solusi agar distribusi gas bersubsidi kembali normal sehingga kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kecil dapat terpenuhi.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Rahman Rahim menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi prioritas untuk dikawal sesuai kewenangan DPRD.
“Khusus aspirasi mengenai jalan ibu kota Kecamatan Pammana yang sudah lama rusak, tentu akan kami perjuangkan dan kami koordinasikan dengan Pemerintah Daerah agar segera mendapat penanganan. Begitu pula aspirasi lainnya akan kami kawal sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” tegasnya.
Rahman Rahim juga mengapresiasi kehadiran sejumlah organisasi perangkat daerah yang ikut memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuat reses tidak hanya menjadi wadah menyerap aspirasi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin reses tidak hanya menjadi tempat menyampaikan usulan, tetapi juga menghadirkan pelayanan pemerintah di tengah masyarakat. Sinergi seperti ini akan terus kami dorong demi meningkatkan kesejahteraan warga,” tutupnya.
(Humas DPRD Wajo)




