Jakarta. Suararadarcakrabuana.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menemui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, keduanya membicarakan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Emil dan Teddy bertemu pada Rabu malam, 28 Januari 2026. Dalam keterangan tertulis, Teddy menyampaikan mereka membahas berbagai rencana pembangunan infrastruktur di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya.
Selain itu, diskusi keduanya juga mencakup perkembangan berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto di Jawa Timur. “Antara lain Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, swasembada pangan, dan Program Makan Bergizi Gratis,” kata Teddy dalam keterangan tertulis pada Kamis, 29 Januari 2026.
Teddy menyebut Jawa Timur memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Sebab, provinsi ini merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia dengan sekitar 41 juta jiwa.
Oleh karena itu, kata Teddy, modernisasi dan percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Timur dipandang penting untuk memperlancar perputaran rantai ekonomi dan meningkatkan daya saing daerah.
“Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan program-program tersebut agar dapat memberikan dampak yang cepat dan merata bagi seluruh masyarakat Jawa Timur,” tuturnya.
Menurut Teddy, pertemuan dirinya dengan Emil adalah bagian dari upaya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Salah satu tujuannya untuk memastikan sinkronisasi kebijakan serta kelancaran pelaksanaan program prioritas nasional di daerah.
Presiden Prabowo Subianto kerap mengajak Seskab Teddy dalam rapat-rapat membahas program prioritas. Pada Ahad, 25 Januari 2026, Teddy mendampingi Prabowo dalam rapat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat bersama para menteri.
Dalam rapat di kediaman pribadi Prabowo itu, Presiden mengecek perkembangan sejumlah program strategis dari para menteri dan pejabat.
Di antaranya membahas pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan hingga kondisi sektor energi minyak dan gas yang dilaporkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia.
Wonk Alit




