CIREBON. SUARARADARCAKRABUANA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup sementara aktivitas penambangan batu di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. pasca tragedi longsor yang menewaskan 14 orang.
Penutupan ini dilakukan terhadap empat yayasan yang terlibat dalam eksploitasi dan eksplorasi. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan penutupan tersebut atas perintah langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Kepala Dinas ESDM sudah menutup empat yayasan yang terlibat. Tiga yayasan yang melakukan eksploitasi, penambangan, dan satu yayasan yang masih tahap eksplorasi. Semuanya kita tutup sementara,” kata Herman di RSUD Arjawinangun, Cirebon, Jumat (30/5/2025) malam.
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-turut-berduka-atas-tragedi-longsor-timbun-10-orang/
Herman menegaskan, meskipun empat yayasan tersebut tercatat legal dan memiliki izin resmi, pemerintah akan mendalami pelaksanaan aktivitas mereka di lapangan.
“Yayasan-yayasan ini legal, ada izinnya. Tapi bagaimana pelaksanaannya di lapangan, apakah sudah sesuai standar prosedur, ini yang sedang kami dalami,” tegasnya.
Menurut Herman, saat ini pihaknya bersama tim terkait sedang memeriksa apakah bencana longsor tersebut terjadi karena kelalaian prosedur atau faktor lain.
Ia juga menyebutkan, untuk penutupan permanen, pemerintah masih menunggu hasil pengecekan yang akan dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar keputusan gubernur.
“Kalau untuk penutupan permanen, nanti setelah ada pemeriksaan lengkap dan dituangkan dalam keputusan gubernur,” katanya.
redaksi ; Rakhmat sugianto.SH





