Bencana Tanah Longsor Di Jatinangor Timbun 6 Pekerja

SUMEDANG BAGUS – Bencana alam tanah longsor terjadi di Dusun Wates RT 01 RW 01, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat 2 Januari 2026 sekira pukul 14.00 WIB.

Longsor yang dipicu curah hujan tinggi tersebut menimpa lokasi pembangunan rumah dan menyebabkan sejumlah pekerja tertimbun material tanah dari tebing di samping bangunan.

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. dalam laporannya menyampaikan, peristiwa longsor terjadi saat para buruh kuli tengah melakukan penggalian tanah di lahan milik Irvan Muhammad Ali (39), warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Tanah di bagian atas tebing tiba-tiba mengalami pergeseran dan longsor, menimbun para pekerja yang berada di bawahnya.

Baca Juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/cirebon-dilanda-banjir-cukup-tinggi-petugas-evakuasi-warga/

Saksi mata bernama Lili mengungkapkan, dirinya sempat merasakan pergerakan tanah sebelum longsor terjadi. Tidak lama kemudian, material tanah runtuh dan menimpa enam orang pekerja.

Berdasarkan laporan Tim SAR Sat Brimob Polda Jawa Barat Batalion A Pelopor, saat tim tiba di lokasi kejadian, lima orang korban masih dalam kondisi tertimbun longsoran. Satu korban berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup dan langsung mendapatkan penanganan medis.

“Dari lima korban yang tertimbun, satu orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Empat korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini satu korban meninggal sudah berhasil dievakuasi, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses evakuasi,” ujar Komandan Kompi Batalion A Pelopor Sat Brimob Polda Jabar, IPTU Heru Sulistiyanto.(2/1/2026)

Proses evakuasi dilakukan secara terpadu oleh Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar, Basarnas Jawa Barat, TNI, Polri kewilayahan, BPBD Kabupaten Sumedang, tenaga kesehatan, serta dibantu masyarakat setempat. Petugas juga telah mengamankan lokasi kejadian dan melakukan pendataan korban serta saksi.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/lepas-pantai-taiwan-timur-diguncang-gempa-7-sr/

Tim SAR masih terus berupaya mengevakuasi tiga korban yang diduga meninggal dunia. Namun, proses evakuasi terkendala kondisi cuaca yang berpotensi kembali diguyur hujan serta keterbatasan waktu menjelang gelap.

Petugas berharap kondisi cuaca tetap mendukung agar seluruh korban dapat segera dievakuasi dengan aman. Aparat gabungan memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Berdasarkan informasi terakhir dari pihak Tim SAR, saat ini seluruh korban sudah ditemukan dan dievakuasi dengan berjalan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!