Cirebon. Suararadarcakrabuana.com – KDM soroti penangkapan geng motor yang melibatkan pelaku usia belia di Cirebon yang terjadi Rabu 4 Juni 2024. Insiden itu viral beredar melalui media sosial.
Dedi Mulyadi menilai peristiwa ini buah dari kurangnya tindakan preventif para pemangku wilayah yang tidak berani berlaku tegas.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan bupati dan wali kota di wilayah Provinsi Jabar bertindak tegas melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang fungsi penggunaannya disalah-gunakan, terutama bangunan yang menjadi tempat penjualan minuman keras atau miras, dan minuman oplosan ciu.
Hal ini kembali diperintahkan Gubernur Jabar usai Polda Jabar dan Polresta Cirebon menangkap pelaku geng motor yang melibatkan sejumlah remaja belia bawah umur di Cirebon.
Menurut KDM, ini sudah melampaui batas kenakalan remaja, dia menegaskan telah terjadi upaya perusakan generasi muda yang dilakukan jaringan tertentu.
“Ini adalah problem yang berulang-ulang saya sampaikan. Kegiatan media sosial, penggunaan anak-anak di bawah umur, adalah sebuah jaringan yang harus segera dibenahi,” ungkapnya yang dia unggah melalui kanal TikTok Kang Dedi Mulyadi, Minggu 8 Juni 2025.
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/polresta-cirebon-tangkap-9-anggota-genk-motor/
“Yang paling membuat saya sedih adalah banyak orang-orang dewasa memanfaatkan anak-anak remaja di bawah umur untuk melakukan kegiatan kriminal. Disuruh bikin bom molotov, disuruh melempar batu,” aku KDM menyikapi peristiwa geng motor Cirebon.
” Setelah itu adalah mereka minum minuman keras yang oplosan atau sejenis ciu dan sejenisnya, yang mereka bisa akses di mana saja. Dan warung-warungnya walaupun tertutup, tetap saja bisa diakses, dan itu perlu ketegasan bagi semua,” terang Dedi Mulyadi.
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kapolresta-cirebon-pimpin-patroli-humanis-bagikan-bansos/
“Sehingga saya minta para bupati walikota jangan ragu untuk membongkar warung-warung minuman keras dan minuman oplosan lainnya yang memberikan dampak buruk bagi anak-anak kita,” pinta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi KDM.
Redaksi ; RS,SH




