Ketua AWPI Cirebon Menilai Korupsi Sistemik Ancaman Serius

Suararadarcakrbuana.com – Ketua AWPI DPC Kabupaten Cirebon menilai Korupsi  secara sistemik di berbagai lini pemerintahan dan sektor publik dinilai sebagai salah satu hambatan terbesar dalam upaya memajukan Indonesia.

Praktik korupsi yang meluas tak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menggerus kepercayaan publik dan memperlambat pertumbuhan ekonomi nasional.

Laporan terbaru dari Transparency International Indonesia menunjukkan bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia masih stagnan di angka rendah, menandakan belum adanya perbaikan signifikan dalam pemberantasan korupsi. Bahkan, beberapa kasus besar belakangan ini mengindikasikan bahwa korupsi telah mengakar dari level pusat hingga daerah.

“Korupsi bukan lagi masalah individu, tapi sudah menjadi persoalan sistemik. Ini yang menghambat efisiensi pemerintahan dan membuat banyak program pembangunan tidak berjalan maksimal,” ungkap Dr. Faisal Hadi, pakar hukum tata negara dari Universitas Indonesia.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kpk-desak-prabowo-keluarkan-perpres-larang-rangkap-jabatan/

Menurut pandangan  Ketua AWPI DPC Cirebon Rakhmat sugianto,S,H, dana yang seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sering kali bocor di tengah jalan akibat praktik korupsi. Hal ini berdampak langsung pada kualitas layanan publik dan memperburuk ketimpangan sosial di berbagai daerah.

Salah satu contoh yang mencuat adalah kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di beberapa daerah, yang menyebabkan keterlambatan distribusi layanan kesehatan dasar bagi masyarakat terpencil.

Selain itu, banyak proyek infrastruktur mangkrak karena dana disalahgunakan atau dipotong dalam proses pengadaan.

Pemerintah memang telah membentuk lembaga-lembaga antikorupsi seperti KPK, serta melakukan reformasi birokrasi. Namun, efektivitasnya masih dipertanyakan. Banyak pelaku korupsi yang mendapat hukuman ringan, sementara praktik gratifikasi dan suap tetap marak di balik layar.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dana-desa-per-desa-kabupaten-cirebon-provinsi-jabar-ta-2025/

“Investasi asing pun bisa terhambat karena citra korup Indonesia. Investor butuh jaminan kepastian hukum dan transparansi. Kalau korupsi terus dibiarkan, Indonesia akan sulit bersaing di pasar global.” Ujar Ketua AWPi DPC Cirebon.

Mwnurut tanggapan ketua AWPI DPC Cirebon bahwa pemerintah harus berani ambil langkah tegas dan konsisten untuk menindak pelaku korupsi, memperbaiki sistem pengawasan, serta membangun budaya antikorupsi sejak dini melalui pendidikan.

” Tanpa perbaikan serius, korupsi akan terus menjadi penghambat tak terlihat yang menggerogoti fondasi kemajuan Indonesia.” pungkasnya

RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!