SUKABUMI. Suararadarcakrabuana.com – Pekerjaan rehabilitasi sedang/berat ruang kelas di SDN Pakauman, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan. Dari pantauan lapangan, pelaksanaan proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas ruang belajar justru diduga dilakukan asal-asalan.
Hal itu terlihat dari pemasangan atap genteng yang bergelombang dan terkesan tidak rapi.
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp92.621.000 ini dilaksanakan oleh CV. Zola Karya Putra berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 000.3.2/08-PPK/SPK/10319933000/DISDIK/2025 yang diterbitkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi pada 27 Agustus 2025.
Mengacu pada dokumen resmi, pekerjaan tersebut bersumber dari DPA-ABD Dinas Pendidikan Tahun Anggaran 2025 dengan jangka waktu pelaksanaan 60 hari kalender.
Namun, kualitas hasil sementara di lapangan menimbulkan pertanyaan masyarakat. Sejumlah warga sekitar menilai pemasangan atap genteng tidak sesuai harapan, bahkan dikhawatirkan membahayakan keberlangsungan bangunan jika tidak segera diperbaiki.

“Sayang sekali, ini kan untuk sekolah. Kalau pemasangannya asal-asalan, yang rugi anak-anak juga. Harusnya diperhatikan kualitasnya,” ujar salah seorang warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana maupun pengawas proyek belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pekerjaan yang terkesan asal-asalan tersebut.
Masyarakat berharap ada pengawasan lebih ketat dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi agar dana puluhan juta rupiah benar-benar digunakan untuk pembangunan yang bermanfaat dan berdaya tahan lama.
Redaksi ; RS,SH




