Jaro Ade Minta Pengusaha Tambang Di Bogor Menahan Diri

BOGOR. Suararadarcakrabuana.com — Pasca penutupan sementara operasional tambang di Bogor Barat oleh Gubernur Dedi Mulyadi, Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, meminta semua pihak untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah.

“Kami meminta kepada semua pihak untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah. Sebagaimana kita ketahui, kebijakan yang dikeluarkan menyangkut masa depan kita semua,” kata Jaro di Cibinong, Selasa (7/10/2025).

Menurut Jaro Ade, penghentian sementara operasional tambang ini merupakan dampak dari pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bogor, mulai di Kecamatan Ciseeng, Rumpin, Parung Panjang dan Tenjo.

“Kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik demi kebaikan kita semua,” ucapnya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-kecam-penguasaha-tambang-menewaskan-ratusan-warga/

Politisi Partai Golkar ini mengaku telah memantau jalannya pembangunan infrastruktur menggunakan roda dua bersama Anggota DPRD Provinsi, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor, dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Minggu (5/10/2025).

“Saya bersama Anggota DPRD Provinsi dan Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor Rencana Tanah yang mau diberikan Hibah dari PT Mustika Untuk Jalan Tambang kurang lebih satu hektar,” terang Jaro Ade.

Dalam tur ini, rombongan Jaro Ade mampir di Kantor Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin.

 Ribuan warga menggelar aksi unjuk rasa di Pertigaan Jalan Raya Sudamanik, Kampung Lebak Wangi, Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (29/9/2025) silam.
Massa yang berasal dari Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, Rumpin dan Tenjo ini menyampaikan aspirasi untuk menolak Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tentang penghentian sementara operasional tambang di wilayah Bogor Barat.

Dia sempat berdialog dengan warga yang berkumpul di kantor desa, mulai dari para sopir truk, kenek dari para pekerja, dan UMKM masyarakat yang terdampak pemberhentian sementara aktivitas tambang.

“Kami menerima masukan-masukan yang disampaikan masyarakat. Kita akan tidaklanjuti bersama-sama sesuai tanggung jawab masing-masing,” tuturnya.

Jaro Ade memastikan pemerintah Kabupaten Bogor selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-pecat-20-asn-jabar-data-pns-malas-dipajang-terbuka/

“Kami menerima segala bentuk saran dan kritik sesuai yang sering ditegaskan oleh Bupati Bogor bahwa kami adalah pelayan masyarakat,” ungkap Jaro Ade.

“Besar harapan semua aspirasi untuk ditindaklanjuti para Camat dan para Kepala Desa kepada pemerintah daerah,” tandasnya.

Redaksi ; RS,SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!