Lucky Hakim Curhat Terkait Ketenagakerjaan Ke KDM

Indramayu. Suararadarcakrabuana.com – Didesak mundur, bupati Indramayu Lucky Hakim curhat ke gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, tengah jadi sorotan usai gelombang demonstrasi yang mendesaknya mundur dari jabatan.

Namun di tengah tekanan itu, Lucky Hakim justru terlihat menghadiri sebuah acara bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Keduanya bertemu dalam peluncuran aplikasi ketenagakerjaan bernama Nyari Gawe yang digelar di PT Sun Bright Lestari, Kecamatan Krangkeng, Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim Hakim blak-blakan menyampaikan keresahannya soal maraknya praktik calo kerja yang merugikan masyarakat. Ia mengaku banyak warga yang harus membayar jutaan rupiah hanya untuk bisa bekerja di pabrik.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dana-daerah-dipangkas-pembangunan-tetap-beralan/

“Selama ini ada warga yang harus membayar dua hingga dua setengah juta rupiah hanya untuk bisa bekerja di pabrik.”

“Bahkan, ada yang pingsan karena antre panjang. Ini semua harus dihentikan,” tegas Lucky Hakim di depan Dedi Mulyadi dan para hadirin.

Lucky Hakim berharap, hadirnya aplikasi Nyari Gawe bisa jadi solusi nyata bagi warga Indramayu yang sedang mencari kerja.

Lewat aplikasi ini, data pencari kerja akan dikirim langsung ke perusahaan tanpa perantara, sehingga proses rekrutmen bisa berjalan lebih cepat dan transparan.

Ia juga menegaskan, sistem baru ini diharapkan mampu menutup celah bagi para calo yang selama ini meraup keuntungan dari pencari kerja.

Dengan sistem ini, diharapkan rekrutmen bisa lebih terbuka dan tidak ada biaya tambahan. Aplikasi Nyari Gawe sendiri rencananya akan segera tersedia di Play Store agar bisa diakses masyarakat luas.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-undang-toni-permana-pesan-250-meter-paving-blok-plastik/

Profil Lucky Hakim

Lucky Hakim adalah anak yatim piatu dari keluarga kurang mampu. Dia tumbuh dan dibesarkan oleh orang tua angkat. Baru ketika dia duduk di bangku SMA, dia diberi tahu tentang asal-usul dirinya.

Dia lahir pada 12 Januari 1978 di Indramayu, dia kemudian dibawa ke Cilacap oleh orang tua angkatnya dan menghabiskan masa-masa sekolah di daerah perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah itu.

Lucky dibesarkan oleh pasangan Achmad Bawazir dan Enny Firdaus Bawazir (wafat 2017). Di dalam asuhan keluarga inilah Lucky bisa sekolah sampai tuntas.

Dia menempuh pendidikan dasar di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap (1985-1991), kemudian masuk ke SMP Islam Al-Irsyad Cilacap (1991-1994), dan melanjutkan ke SMU Negeri 2 Cilacap (1994-1997). Lucky pernah berkuliah di STIE Perbanas dan Pelita Bangsa.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kejari-cirebon-soroti-dugaan-pengalihan-dau-rp305-miliar/

Pada taun 2001, Lucky menjalani debutnya di dunia peran sebagai model iklan. Dia kemudian lanjut dengan sejumlah tawaran bermain pada sinetron, di antaranya serial ‘Mutiara Hati’ dan ‘Jiran’.

Dia juga bermain di sejumlah film layar lebar bahkan hingga berminat pada produksi film dengan menjadi penulis dan produser film.

Dalam hidupnya, tidak ada kata berhenti belajar. Selain menggeluti seni peran dan membuat film, dia bahwa belajar dunia perkebunan dan peternakan. Dia berinvestasi di dua bidang itu.

Ir. Hatta Rajasa, petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) pada 2012 menunjuk Lucky Hakim untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Bekasi, dia diminta mendampingi H. Dadang Mulyadi.

Pada tahun 2014, Lucky mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Jawa Barat VI dan lolos, ia masuk ke Senayan dan menjadi anggota DPR periode 2014-2019.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-dorong-kementerian-pu-bangun-stadion-internasional-depok/

Namun, pada 2018, dia dituding mencuri suara lalu kemudian posisinya diganti oleh Intan Fitriana Fauzi.

Di Indramayu, dia berkontestasi sebagai Wakil Bupati Indramayu mendampingi Nina Agustina Da’i Bachtiar, putri Mantan Kapolri, Jenderal Polisi (Purn.) Da’i Bachtiar. Keduanya memimpin Indramayu untuk periode 2019-2024.

Di tengah jalan, sempat berbagai polemik mencuat di antara keduanya Lucky sempat ingin mengundurkan diri sebelum akhirnya benar-benar mundur sebagai wakil bupati pada 2023.

Pada Pilkada 2024, dia yang diusung Partai NasDem ini maju sebagai bupati menggandeng Syaifudin sebagai wakilnya yang pencoblosan dilakukan pada Rabu, 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini mengeklaim kemenangannya dengan suara unggul.

Redaksi ; RS,SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!