KDM Dukung Indramayu Jadi Kawasan Industri

INDRAMAYU,Suararadarcakrabuana.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkomitmen mempermudah proses perizinan pembangunan kawasan industri di Kabupaten Indramayu.

Kabar soal komitmen tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim, hal tersebut sebelumnya juga disampaikan Lucky kepada masyarakat saat peresmian Tugu Nol Kilometer Indramayu Barat di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya pada Senin (22/12/2025) kemarin.

Lucky mengungkapkan, bahwa sebelum peresmian tugu, ia sempat bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi bersama sejumlah pengusaha yang berniat menanamkan modalnya di Indramayu.

“Beberapa pengusaha itu sudah dalam proses pengurusan dan dari Provinsi mau mempercepat prosesnya itu,” kata Lucky, Selasa (23/12/2025).

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-tegaskan-tak-ada-toleransi-bagi-pelaku-pungli-area-wisata/

Dalam pertemuan tersebut, Lucky meminta agar rencana Indramayu untuk menjadi kawasan industri bisa dukungan pula oleh Pemprov Jawa Barat.

“Dan masya Allah, beliau (Dedi Mulyadi) menyampaikan siap membantu Indramayu,” kata Lucky.

Komitmen itu, lanjut Lucky, bahkan langsung ditunjukkan oleh Dedi Mulyadi saat ada salah satu perusahaan mengeluh soal perizinan, kata Lucky, Dedi Mulyadi langsung memerintahkan jajarannya untuk mempercepat proses tersebut.

“Pak Gubernur bilang jangan menunggu enam bulan, kalau bisa empat bulan sudah selesai,” ujar Lucky.

Dedi juga menaruh perhatian pada penyerapan tenaga kerja lokal. Saat itu, Dedi meminta perusahaan yang masuk ke Indramayu memprioritaskan warga setempat dalarekrutmen karyawan.m

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-rekrut-mahasiswa-awasi-proyek-digaji-harian-rp-300-ribu/

“Pak KDM juga tanya berapa karyawannya? Terus kata pihak perusahaannya, ada 10.000. Pak Dedi lalu minta harus dari orang Indramayu ya sekitar 70 persennya, lalu kata perusahaan katanya akan difasilitasi 80 persen,” lanjut Lucky menirukan percakapan Dedi Mulyadi.

Bupati Inrdramayu Lucky Hakim menjelaskan, bahwa pengembangan kawasan industri bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan tujuan akhir, meningkatkan daya beli masyarakat dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Lucky menyebut, bahwa saat ini, Pemkab Indramayu terus melakukan mendata lahan sawah yang kurang produktif untuk diarahkan menjadi kawasan industri tanpa mengorbankan produktivitas pertanian dari Indramayu.

Upaya peningkatan produktivitas pertanian saat ini menjadi fokus dari pemerintah daerah dengan pemanfaatan teknologi, penggunaan varietas unggul, serta perbaikan sistem irigasi. Ini agar lahan pertanian tetap mampu menghasilkan panen melimpah bahkan bisa panen sampai tiga kali setahun.

Baca jiuga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/profil-asn-langkah-pemkot-cirebon-bangun-birokrasi-profesional/

“Kita tidak boleh meninggalkan pertanian karena itu akar budaya kita. Namun, industri juga dibutuhkan untuk membuka lapangan kerja dan menggerakkan sektor ekonomi lain seperti usaha kos, laundry, bengkel, hingga perdagangan,” Pungkas Lucky.

Wonk Alit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!