BOGOR. Suararadarcakrabuana.com – Kepolisian Resor (Polres) Bogor berhasil membongkar peredaran narkotika jenis etomidat yang dikemas dalam cairan rokok elektronik (vape).
Pengungkapan ini menjadi temuan baru dalam penanganan kasus narkoba di wilayah Kabupaten Bogor sepanjang periode Mei hingga Juli 2026.
?”Selama tiga bulan terakhir ini kami menemukan tiga kasus. Ini cukup menarik karena sebelumnya kami belum pernah mengungkap etomidat. Ternyata barang ini sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Wikha.
?Dari hasil operasi pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial EJ di Perumahan Griya Bukit Jaya, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri.
Petugas menyita barang bukti berupa 65 kartrid etomidat dan 70 bungkus narkotika jenis happy water, tersangka EJ diduga telah beroperasi mengedarkan barang haram tersebut selama dua bulan di kawasan Kabupaten Bogor. Wikha menambahkan, pemakaian etomidat pada rokok elektronik ini tergolong sangat singkat bagi penggunanya.
“Yang kami temukan harganya Rp6 juta per kartrid. Satu kartrid digunakan untuk rokok elektrik dan hanya bisa digunakan sekitar 40 kali hisapan,” tutur Wikha.

Selain etomidat, polisi juga menyita happy water yang dipasarkan seharga Rp600 ribu per bungkus. Menurut Kapolres, kedua jenis zat adiktif ini sebelumnya dominan beredar di wilayah DKI Jakarta, namun kini mulai merambah kawasan industri dan pemukiman seperti Gunung Putri serta Citeureup.
Pengungkapan kasus etomidat ini menjadi bagian dari operasi besar Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bogor selama rentang waktu Mei hingga Juli 2026, Polisi berhasil menindak 74 kasus peredaran gelap narkoba dengan mengamankan sebanyak 95 orang tersangka.
Adapun total barang bukti lain yang turut disita meliputi sekitar tiga kilogram sabu-sabu, dua kilogram ganja, ganja sintetis, 1.068.900 butir obat keras tertentu (OKT), serta 1.193 butir ekstasi.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Satres Narkoba Polres Bogor atas keberhasilan membongkar modus operandi baru ini.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forkopimda berkomitmen penuh mendukung aparat dalam memberantas narkoba demi melindungi keselamatan generasi muda.
Wonk Alit/SRC




