Kapolri Bentuk Tim Transformasi Reformasi Polri

Jakarta.Suararadarcakrabuana.com  – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polrii melalui Surat Perintah Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pembentukan tim ini merupakan langkah  Polri untuk memperkuat akuntabilitas dan mempercepat agenda reformasi.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan kepada staf dan jajarannya sebagai langkah responsibilitas dan akuntabilitas,” kata Trunoyudo kepada Tempo saat dikonfirmasi Ahad, 21 September 2025.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/daftar-nama-kapolri-dan-masa-jabatan-terlama/

Truno menjelaskan pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut Polri untuk bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lain lewat pendekatan sistematis. Ia mengklaim tujuan tim tersebut untuk mengelola transformasi institusi agar sesuai dengan harapan publik.

Kapolri lantik tiga pejabat utama (dari kanan ke kiri) Irwasum dijabat Komjen Dedi Prasetyo, Kalemdiklat diisi Komjen Chryshnanda Dwilaksana dan Kortas Tipikor dipimpin Irjen Cahyono Wibowo, 15 November 2024. Dok Humas Polri.

Trunoyudo mengatakan proses transformasi yang diusung tim ini bersifat mendasar dan luas. Agenda tersebut melibatkan seluruh satuan kerja dan kewilayahan berdasarkan Grand Strategy Polri 2025–2045.

“Sprin tersebut merupakan tindak lanjut Polri untuk bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholders terkait,” ujarnya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/wakapolri-dedi-prasetyo-dipanggil-presiden-calon-kuat-kapolri/

Berdasarkan dokumen surat perintah kapolri tertanggal 17 September itu, Tim Transformasi Reformasi Polri terdiri dari 52 pejabat tinggi dan menengah Polri. Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komisaris Jenderal Chryshnanda Dwilaksana didapuk menjadi ketua tim.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertugas sebagai pelindung dan Wakapolri Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo menjadi penasihat.

Tim ini, lanjut Truno, diberi mandat untuk menyiapkan arah kebijakan strategis, menyusun program, hingga memastikan pelaksanaan reformasi di setiap lini organisasi kepolisian

Redaksi ; RS.SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!