Baogor. suararadarcakrabuana.com – Kementerian Sosial mengirimkan bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak banjir, longsor dan angin kencang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan barang dikirim dari Gudang Induk Bekasi ke Kabupaten Bogor.
“Kita terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat distribusi bantuan,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/1/2026).
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/perumahan-di-bekasi-terendam-banjir-bak-danau/
Adapun bantuan yang disalurkan Kemensos meliputi:
- makanan dan lauk siap saji masing-masing sebanyak 500 paket
- selimut 150 lembar
- kasur 150 lembar
- kidsware 100 paket
- 150 paket family kit
- 100 lembar tenda gulung
- 20 unit tenda keluarga
“Upaya yang telah dilakukan, asesmen serta kajian cepat terkait kebutuhan warga terdampak di masing-masing lokasi kejadian hingga evakuasi warga yang terdampak ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan, juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Gus Ipul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Jumat (23/1/2026) yang menyebabkan air sungai meluap dan merendam beberapa kecamatan, serta longsor di 33 titik.
Ketinggian air berkisar 10-60 sentimeter. Dua lokasi yang terdampak banjir, yakni:
- Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang;
- Kampung Temanggungan RW 03, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin.
Kemudian, beberapa lokasi yang tertimpa longsor, di antaranya adalah:
- Kecamatan Tenjo
- Kecamatan Caringin
- Kecamatan Cigombong
- Kecamatan Megamendung
Selain itu, angin kencang juga terjadi di beberapa titik, di antaranya:
- Kecamatan Ciomas
- Kecamatan Ciawi
- Kecamatan Gunung Putri
- Kecamatan Bojonggede
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dtw-guci-tegal-kembali-disapu-banjir-bandang/
Sebanyak 1.485 jiwa terdampak bencana alam ini. 121 jiwa di antaranya mengungsi.
Kerusakan yang terjadi:
- 43 rumah mengalami rusak berat
- 79 rumah rusak sedang
- 75 rumah rusak ringan
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Hingga kini, banjir mulai surut. Namun, air masih menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian muka air sekitar 10-30 sentimeter.
Wonk Alit




