JAKARTA, S – Ketua sekaligus anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Jimly Asshiddiqie menyinggung soal kerusuhan Agustus lalu ketika memberi keterangan usai acara pelantikan anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Merdeka.
“Jadi kalau kita nilai ya, peristiwa bulan Agustus itu kan puncaknya misalnya kerusuhan, lalu yang jadi korban rumahnya Ibu Menteri Keuangan. Itu kan puncak dari kemarahan publik,” katanya. (8/11/2025)
Jimly mengatakan peristiwa itu lantas dijawab oleh Presiden Prabowo Subianto dengan diangkatnya menteri baru yang mempunyai paradigma berpikir baru.
“Nah, yang kedua polisi. Kantor polisi di mana-mana, banyak sudah berapa tuh di Jakarta Timur itu dibakar segala. Nah, itu dijawab oleh Presiden, bikin tim reformasi,” tambahnya.
Terkait adanya tim reformasi Polri bentukan Presiden dan Kapolri, Jimly menyatakan hal tersebut tidak perlu dipertentangkan.
“Seperti tadi saya sampaikan, ini menggambarkan sikap responsif dari Kapolri, dibentuk untuk menunjukkan siap untuk mengadakan perbaikan bilamana diperlukan,” ujarnya menanggapi tim reformasi Polri yang dibentuk Kapolri.
Ia juga berharap dua tim bentukan Presiden dan Kapolri bisa saling mendukung.
“Tim ini (bentukan Presiden) dengan tim yang sudah dibentuk oleh Bapak Kapolri mudah-mudahan ini saling menunjang,” katanya.
Jimly juga menegaskan pihaknya terbuka terhadap masukan berbagai pihak.
“Tokoh-tokoh masyarakat, para aktivis, dan juga mungkin kami juga perlu mendengar lagi dari tokoh-tokoh bangsa yang kemarin bertemu dengan Bapak Presiden, dan lebih dari itu di medsos pun banyak sekali YouTuber yang mendiskusikan isu-isu ini. Kami bersikap terbuka untuk mendengarkan,” jelasnya.
Ia mengatakan ada kemungkinan pihaknya membuka forum khusus untuk menampung aspirasi dari berbagai pihak tersebut.
Andaipun tidak bisa dibuat forum khusus, Jimly mengatakan pihaknya akan rajin mendengarkan aspirasi berbagai pihak melalui media sosial seperti YouTube.
“Tapi ini nanti akan kami susun apa saja, siapa saja yang (akan dilibatkan), forum seperti apa yang perlu kita adakan. Insyaallah kita akan terbuka,” pungkasnya.
Redaksi ; Wonk Alit




