SUBANG, Suararadarcakrabuana.com — Ribuan warga dari berbagai daerah memadati kawasan Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, untuk menghadiri perayaan ulang tahun ke-55 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Sabtu (11/4/2026) kemarin.
Kehadiran warga tersebut untuk menyaksikan rangkaian acara budaya bertajuk Nyuhun Buhun yang rutin digelar setiap tahun. Perayaan berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan budaya dan sosial, mulai dari festival seni hingga sunatan massal.
Rangkaian acara telah dimulai sejak Kamis (9/4/2026) dengan prosesi Mantun dan Gemyung di Kuta Jaga Rasa yang menampilkan kesenian Pantun Buhun dan Gemyung. Pada Jumat (10/4/2026) malam, kegiatan dilanjutkan dengan sesi “Eling ka Indung” di Bale Pamanah Rasa.
Ketika Kail, Lele, dan Bakau Jadi Cara Wapres Peringati Sumpah Pemuda Artikel Kompas.id Puncak acara digelar pada Sabtu sore hingga Minggu (12/4/2026) dini hari, ditandai dengan arak-arakan budaya pengantin sunat.
Simak Rangkaian Acaranya Atraksi Seni Budaya Sunda Arak-arakan budaya mengambil rute dari Sawah Lega menuju Taman Bunisora dengan melibatkan berbagai kesenian daerah.
Beberapa di antaranya meliputi ;
- Kuda Renggong Sumedang,
- Sisingaan Subang,
- Bebegig Ciamis,
- Rengkong Sukabumi,
- Pertunjukan gamelan dan tari Cirebonan.
Selain itu, pada malam hari digelar pertunjukan wayang golek di Taman Sari Pohaci yang menghadirkan dua dalang, yakni Irwana PRG Sunandar dan Iman Rohendi Purwa, serta dimeriahkan komedian Oni SOS dan Ohang.
Ribuan Pengunjung Antusias Salah satu pengunjung, Rita Rosilawati, mengaku antusias menyaksikan rangkaian acara budaya tersebut.
“Meriah dan ramai sekali acara ulang tahun Pak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke-55 tahun dengan menyajikan beragam seni budaya Sunda,” ujar Ripah saat dimintai komentar terkait acara tersebut.
Meski harus berdesakan, ia mengaku tetap puas bisa menyaksikan langsung pertunjukan tersebut.

“Walaupun harus berdesakan, tapi puas menyaksikan acara Nyuhun Buhun ini,” katanya.(12/4/2026)
Pengunjung lainnya, Nandang, mengaku kesulitan mencari tempat parkir karena membludaknya jumlah pengunjung.
“Tak ada kantong parkir yang kosong, pengunjung padat banget,” ujarnya.
Warga Terus Berdatangan Hingga berita ini ditulis, warga masih terus berdatangan memadati kawasan Lembur Pakuan. Acara bertajuk Nyuhun Buhun dijadwalkan berlangsung hingga Minggu pagi
Wonk Alit/RS S.H/SRC





