DEPOK. Suararadarcakrabuana.com – Anggota Polres Metro Depok menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2025, dan berhasil mengamankan tujuh pria yang merupakan debt collector atau mata elang (matel), pada Jumat (1/8).
Salah satu matel, Frans Basten mengakui sudah menggeluti profesi ini cukup lama di Kota Depok.
Dirinya mengaku, sudah bekerja sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP).
Bahkan dirinya menjelaskan mendapatkan data warga yang menunggak kendaraan dengan membeli ke sebuah leasing.
“Saya dapat data dari kantor dengan cara membeli. Saya dapat banyak data motor, bisanya 3 bulan ke atas yang menunggak, tetapi saya enggak berani mengambil di jalan,” ucapnya, Jumat (1/8).
“Beli data Rp 300 ribu dan mendapatkan 9 ribu data (penunggak),” sambungnya.
Dirinya menuturkan setelah mendapatkan target, dirinya langsung membuntuti korbannya hingga depan rumah.
Kemudian, dia dan tim meminta konsumen datang ke kantor sambil membawa motor.
“Saya cuma jaga di depan rumah konsumen, kemudian mengawal sampai ke kantor. Jadi nanti akan diselesaikan di kantor,” jelasnya.
Dirinya mengaku, jika beruntung dalam sehari bisa mendapatkan satu sampai dua motor, dengan pendapatan yang bervariatif.
“Kalau dapat (motor) dibayar Rp 1 sampai Rp 2 juta,” pungkasnya.
Redaksi ; RS,SH




