Profil Calon Anggota Dewan Komisioner OJK Yang Lolos Seleksi

Jakarta. Suararadarcakrabuana.com –  Panitia seleksi pemilihan calon pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan 20 nama yang lulus seleksi administratif.

Daftar nama itu tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-2/PANSEL-DKOJK/2026.

“Keputusan Panitia Seleksi bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa selaku Ketua Pansel dalam pengumuman pada Rabu, 4 Maret 2026.

Berikut adalah profil dari 20 nama calon Anggota Dewan Komisioner OJK yang lolos seleksi administratif:

1. Adi Budiarso

Adi merupakan Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan di Kementerian Keuangan.

Sebelum maju menjadi calon ADK OJK pada tahun ini, Adi pernah mencoba mencalonkan diri untuk posisi yang sama pada 2023.

Ia bahkan dinyatakan lolos seleksi tahap IV dan diumumkan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ketika mencalonkan diri sebagai anggota OJK, kala itu Adi juga menjabat di Kementerian Keuangan sebagai Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan Badan Kebijakan Fiskal.

2. Agus Sugiarto

Agus bukanlah orang baru di lingkungan OJK. Ia yang kini berstatus Komisaris Independen PT Danantara Asset Management dulunya pernah menjabat sebagai Direktur Literasi dan Edukasi OJK.

3. Anton Daryono

Saat ini ia menjabat sebagai Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Surveilans SistemPembayaran dan Pelindungan Konsumen di Bank Indonesia.

Alumnus The University of Melbourne ini telah memulai karier di bank sentral Indonesia sejak 1996.

4. Ary Zulfikar

Saat mengikuti seleksi ADK OJK tahun ini, Ary juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sebelum bergabung di LPS, jebolan magister hukum Universitas Gadjah Mada ini sebelumnya pernah menjabat Kepala Departemen Hukum dan Kepatuhan (Legal & Compliance Dept. Head) pada PT Kliring Deposit Efek Indonesia (KDEI) pada 1997.

5. Bambang Mukti Riyadi

Bambang merupakan Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah OJK.

Sebelum bergabung di OJK, Bambang pernah menjajal posisi sebagai Account Manager di Bank Mandiri dan Bank Indonesia. Ia juga tercatat pernah bekerja di Kementerian Keuangan sebagai Asisten Manajer

6. Boby Wahyu Hernawan

Boby saat ini berstatus sebagai Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan.

Kariernya di Kementerian Keuangan dimulai sejak 1995. Kala itu Boby berada di bagian Badan Pengawas Pasar Modal. Kemudian Boby diangkat diangkat sebagai Kepala Sub Bagian Pengembangan SDM pada 2006.

7. Danu Febrianto

Peraih magister di Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini berstatus sebagai Senior Executive Vice President LPS pada saat ini.

Sebelum bergabung di LPS, Danu memulai karir di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada 1994-2007. Ia tercatat melanjutkan karir di Standard Chartered Bank Jakarta pada 2007-2011 sebelum akhirnya ke LPS.

8. Darmansyah

Ia merupakan Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan yang dilantik pada 1 Oktober 2025.

Darmansyah merupakan alumnus Universitas Andalas. Saat ini ia berstatus sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Budaya Universitas Andalas periode 2024–2028.

9. Dhani Gunawan Idat

Dhani saat ini berstatus sebagai Komisaris Utama BPRS HIK Parahyangan. Ia sebelumnya menjabat sebagai Pengawas Utama Grup Spesialis Perbankan OJK, tetapi mengakhiri kariernya karena pensiun.

10. Dicky Kartikoyono

Ia merupakan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia.

Sebelum maju di seleksi ADK OJK di tahun ini, Dicky terlebih dahulu mencalonkan diri sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Ia terhenti di tahap fit and proper test yang digelar Komisi XI DPR karena kalah dari pesaingnya, Tjomas Djiwandono.

11. Dwityapoetra Soeyasa Besar

Dwityapoetra saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik LPS. Ia tercatat sebagai anggota LPS periode 2025–2030.

Ia mengikuti proses seleksi LPS di waktu yang bersamaan ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencalonkan diri di lembaga itu.

12. Friderica Widyasari Dewi

Friderica merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada yang kemudian mendapat gelar master di California State University, Amerika Serikat.

Friderica yang berstatus sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK dulunya pernah menjadi Direktur Pengembangan Pasar PT Bursa Efek Indonesia periode 2009–2015.

13. Hasan Fawzi

Alumnus Institut Teknologi Bandung ini merupakan Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK.

Hasan memulai karier di PT Kliring Depositori Efek Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Kepala Departemen Pengembangan Sistem pada 1993–1997.

Ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT PEFINDO Biro Kredit periode 2022–2023, Komisaris Utama dan Independen PT RHB Sekuritas Indonesia (2022–2023), dan Komisaris Independen PT Merdeka Battery Materials Tbk pada 2023.

14. Hernawan Bekti Sasongko

Saat ini Hernawan merupakan anggota Badan Supervisi OJK. Alumnus Royal Melbourne Institute of Technology, Australia ini pernah menjadi Senior Ekonomis untuk Bank Indonesia pada 2003–2006.

Selain menjabat di OJK, Hernawan saat ini merupakan Komisaris Utama PT Kliring Berjangka Indonesia.

15. Hidayat Prabowo

Hidayat merupakan alumnus program magister Universitas Indonesia. Saat ini Hidayat berstatus sebagai Kepala OJK Jawa Tengah.

Sebelum bergabung di OJK, Hidayat pernah bekerja sebagai Gorup Head (SVP) Audit Internal di Bank Mandiri pada 2010–2013.

16. Iskandar Simorangkir

Saat ini ia berstatus sebagai Wakil Ketua, Badan Supervisi Bank Indonesia.

Seleksi ADK OJK tahun ini bukanlah yang pertama kali diikuti Iskandar Simorangkir. Pada 2022, Iskandar sempat menjajal peruntukan yang sama.

Nama Iskandar Simorangkir masuk di antara 155 orang yang lolos tahap seleksi pertama. Saat itu Iskandar menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

17. Lasmaida Gultom

Alumnus Universitas Pancasila ini tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK pada 2015–2025.

18. Orias Petrus Moedak

Orias kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics.

Ia tercatat pernah menduduki tiga posisi strategis perusahaan pertambangan swasta dan milik negara. Ia sebelumnya tercatat menjabat sebagai Direktur Utama MIND ID.

Sebelumnya, Orias ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atauInalum.

Sebelum menjadi Direktur Utama Inalum, Orias menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia.

19. Pahala Nugraha

Pahala saat ini berstatus sebagai Komisaris Utama Danantara Investment Management. Ia sebelumnya pernah menjadi Wakil Komisaris Utama BNI.

20. Rizal Ramadhani

Rizal saat ini menjabat sebagai Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen OJK. Ia dilantik mendapatkan posisi itu pada 2024 setelah sebelumnya menjabat Deputi Komisioner Hukum dan Penyidikan OJK.

Seluruh Calon Pengganti ADK OJK yang telah lulus seleksi administratif wajib mengikuti seleksi berikutnya yang terdiri atas masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara.

Pemeriksaan kesehatan akan dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026. Kemudian, asesmen akan dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret atau Rabu, 11 Maret 2026. Sedangkan wawancara akan dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret sampai dengan Kamis, 26 Maret 2026.

Sementara itu, masyarakat bisa memberikan masukan atau informasi mengenai integritas, rekam jejak, dan/atau perilaku Calon Pengganti ADK OJK yang lulus melalui laman https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id pada menu Aspirasi mulai tanggal 4 Maret 2026 sampai dengan tanggal 26 Maret 2026 pukul 23:59 WIB.

Wonk Alit ;/SRC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!