Ratusan Rumah Warga Dukuh, Subang Terendam Banjir

Subang. Suararadarcakrabuana.com – Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir memicu luapan Sungai Ciasem dan Sungai Cijengkol.

Akibatnya, ratusan rumah warga di lima dusun yang terletak di Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, terendam banjir pada Jumat (26/12/2025).

Debit air dilaporkan mulai memasuki pemukiman warga secara signifikan pada pagi hari. Ketinggian air di titik terdalam mencapai paha orang dewasa, yang memaksa warga harus beraktivitas di tengah kepungan air.

Baca Juga: https://www.suararadarcakrabuana.com/sejumlah-wilayah-di-kabupaten-cirebon-kembali-terendam-banjir/

Olik, salah seorang warga yang terdampak, menuturkan bahwa air belum sempat masuk ke rumahnya pada malam hari. Namun, situasi berubah drastis sejak pagi hingga siang hari.

“Pagi hari air mulai naik dan masuk ke dalam rumah dengan cepat,” ujarnya.

Peningkatan volume air secara drastis terpantau terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kondisi ini dipicu oleh kiriman air dari wilayah selatan Subang yang mengalami curah hujan sangat tinggi, sehingga sungai di wilayah hilir tidak mampu lagi menampung debit air.

Baca Juga: https://www.suararadarcakrabuana.com/seskab-sebut-akses-jalan-4-kabupaten-di-sumatra-belum-pulih-total/

Kepala Desa Dukuh, Ade, mengonfirmasi bahwa banjir musiman ini melanda lima wilayah dusun, yaitu:

– Dusun Dukuh Timur

– Dusun Dukuh Barat

– Dusun Dukuh Girang Timur

– Dusun Dukuh Girang Barat

– Dusun Dukuh Tengah.

Merespons bencana tersebut, Pemerintah Desa Dukuh bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi warga di titik-titik banjir.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/belum-ada-laporan-korban-jiwa-banjir-bandang-terjang-guci-tegal/

“Kami terus melakukan monitoring untuk memastikan keselamatan masyarakat. Sejauh ini, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir musiman ini,” terang Ade saat meninjau lokasi terdampak.

Pihak pemerintah desa berharap intensitas hujan di wilayah hulu segera menurun agar genangan air dapat segera surut.

Ade juga menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan jika hujan kembali turun dengan lebat.

“Semoga air lekas surut sehingga aktivitas ekonomi dan keseharian masyarakat bisa kembali normal seperti sedia kala,” pungkasnya

Wonk Alit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!