Usai 100 Hari Kerja Bupati Brebes Rotasi JPT Pemkab

BREBES, Suararadarcakrabuana.com – Setelah 100 hari kerja, Bupati Brebes, Jawa Tengah Paramitha Widya Kusuma mulai melakukan rotasi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Senin (16/6/2025).

Salah satunya dengan mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Djoko Gunawan yang kini menduduki jabatan baru sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda, Bupati Paramitha menunjuk Tahroni sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda. Tahroni diketahui masih menjabat sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan.

Baca juga: https://www.suararadarcakrabuana.com/gagal-temui-kang-dediadnan-jadi-anak-asuh-bupati-brebes/

Pergantian jabatan Sekda dibarengi dengan pelantikan pejabat esselon II lainnya di Kantor Pemerintah Terpadu (KPT) Brebes, Senin (16/6/2025).

Dalam proses pelantikan itu, Djoko Gunawan mengikuti secara zoom atau virtual karena sedang menjalankan tugas luar kota.

Selain Djoko, mereka yang ikut dilantik dan diambil sumpahnya ialah Tatag Koes Adianto yang semula menjabat Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik dipindah sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Kemudian Ismu Subroto dikukuhkan kembali sebagaj Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Subagya dikukuhkan kembali sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-menanggapi-aksi-adnan-dan-berikan-apresiasi-bupati-brebes/

“Tiga alasan menjadi acuan dilaksanakannya pelantikan dan berdasarkan evaluasi kinerja yang mendalam,” kata Paramitha dalam sambutannya, Senin.

Paramitha menyebut alasan pertama yakni menempatkan orang tepat di tempat yang tepat. Kemudian, komitmen menerapkan pemerintahan merit sistem.

Serta alasan ketiga adalah penyegaran pejabat birokrat yang strategis agar selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Brebes.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kisah-adan-asal-brebes-mengayuh-sepeda-demi-temui-kdm/

“Rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah, sekaligus mencegah terjadinya kejenuhan. Di sisi lain, juga membuka peluang bagi birokrat berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Paramitha

Paramitha mengeklaim tidak ada alasan personal dalam pergeseran pejabat selain tiga alasan tadi. “Saya tegaskan, tidak ada alasan personal dalam pergeseran ini, selain tiga alasan tadi,” pungkas Paramitha.

Redaksi ; Rakhmat sugianto.SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!