Dedi Mulyadi Sentil Bupati Cirebon, Rieke Diah Pitaloka Ikut Jawab

 

CIREBON.SUARARADARCAKRABUANA.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sentil Bupati Cirebon terkait jalan Kabupaten rusak di Momen ketika Dedi Mulyadi menyampaikan sambutan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang ) RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2025-2029 dan RKPD Provinsi Jabar Tahun 2025.

Awalnya, Dedi Mulyadi merespons kritik dari warga Cirebon Timur yang menyebut dirinya ‘Bapak Tiri’ dalam sejumlah spanduk pada Selasa, 6 Mei 2025. Warga juga menyinggung soal jalan di wilayah mereka yang rusak dan belum pernah dibenahi.

“Gubernur Jawa Barat Deddy Mulyadi lain bapak aing, tapi bapak tiri. Jalan Cirebon Timur rusak parah Pak!!!” demikian tulisan dalam spanduk yang dipasang di sejumlah titik di Cirebon Timur tersebut.

Dedi Mulyadi merespons kritikan itu sambil menyentil Bupati Cirebon, H Imron. Menurut Dedi, kritikan itu tidak tepat. Sebab, jalan yang dimaksud oleh warga, merupakan jalan kabupaten. Dengan demikian tanggungjawabnya ada di bupati.

“Terus ketika dicek, jalannya jalan kabupaten. Kunaon jalan kabupaten ngambek ka aing, ai sia? Kunaon teu ngambek ka bupati? Kan jadi aneh,” ujarnya di Kantor Gubernur Bale Jaya Dewata, Kota Cirebon.

Dedi Mulyadi dengan sapaan akrab dipanggil KDM menegaskan bahwa dirinya tidak anti kritik. Namun demikian dia menyarankan agar warga juga melakukan kritik secara logis dan tepat sasaran.

“Otokritik boleh, tapi harus logis. Perbanyaklah kritik pada saya, pada apa? Gubernur banyak menghambur-hamburkan uang, gubernur banyak pergi ke luar negeri, gubernur tidak ngurus orang sakit, tidak ngurus sungai yang kotor, tawuran, anak mabok, dan lain-lain, harusnya kritik saya kalau begitu,” ungkapnya.

Usai acara tersebut, Bupati Cirebon, H Imron langsung jadi sasaran pertanyaan wartawan. Imron menjawab pertanyaan wartawan didampingi Rieke Diah Pitaloka, Anggota DPR RI yang juga Penasihat Kebijakan Pembangunan Kabupaten.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/psikolog-kritik-program-barak-militer-dedi-mulyadi/

Ketika disinggung soal jalan rusak yang disentil Gubernur, Imron mengatakan, bahwa dirinya sudah berkoordinasi dan akan dibantu.

“Ya, ini jalan rusak, tadi juga oleh Pak Gubernur akan dibantu,” kata Imron.

Ditanya mengenai warga Cirebon Timur yang memberikan kritikan tajam kepada Dedi Mulyadi dan menyebutnya sebagai Bapak Tiri, Imron mengatakan bahwa itu hal yang wajar.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dedi-disebut-bapak-tiri-karena-jalan-rusakkenapa-kritik-saya/

Sementara itu, Rieke menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang memperjuangkan aspirasi masyarakat terutama warga Cirebon Timur.

“Kita hari ini sedang memperjuangkan untuk program pembangunan, khususnya Cirebon ya Pak ya. Alhamdulillah kita fokus ke situ, terutama benerin jalan dulu nih ya,” tukas Rieke memotong jawaban Imron.

 

Redaksi ; Rakhmat sugianto.SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!