Karawang. Suararadarcakrabuana.com – Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menyebut megaproyek ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi terbesar se-Asia Tenggara di Karawang, Jawa Barat, akan menyerap banyak tenaga kerja.
Proyek yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) itu memiliki nilai investasi sebesar USD 5,9 miliar yang mencakup area seluas 3.023 hektare.
“Proyek ini diyakini mampu menyerap 8.000 tenaga kerja langsung dan 35 ribu pekerja tidak langsung,” kata Letkol Teddy saat peletakan batu pertama ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi konsorsium ANTAM-IBC-CBL.
Letkol Teddy Indra Wijaya juga menyebut megaproyek itu akan berdampak terhadap ekonomi sekitar.
“Proyek ini meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Letkol Teddy.
Teddy menjelaskan peletakan batu pertama ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi konsorsium ANTAM-IBC-CBL merupakan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pengembangan industri hulu ke hilir.
Enam subproyek dikembangkan di Kabupaten Halmahera Timur dan Karawang, Jawa Barat.
Sementara itu, Prabowo meyakini kunci pembangunan bangsa berasal dari kemampuan mengolah sumber daya alam menjadi bahan yang bermanfaat dan punya nilai tambah yang tinggi.
Menurut Prabowo Subianto, hal itu bisa mendorong kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.
Redaksi ; RS,SH




