Pengukuhan Pengurus PPI Kota Cirebon 2025-2030

Cirebon. Suararadarcakrabuana.com  – Pemerintah Kota Cirebon mendorong para pensiunan tetap aktif dan produktif melalui penguatan peran Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) Kota Cirebon. Hal itu disampaikan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, saat menghadiri Pengukuhan Pengurus PPI Kota Cirebon masa bakti 2025–2030 di Balai Kota Cirebon pada Selasa, 12 Mei 2026.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum mempertegas bahwa masa pensiun tetap menjadi ruang untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi semangat para pensiunan yang terus ingin berkarya dan terlibat dalam pembangunan daerah.

“Secara administratif, memang telah memasuki masa purna tugas. Namun pengalaman yang dimiliki tidak boleh berhenti begitu saja. Justru di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kami membutuhkan perspektif para senior yang telah banyak menghadapi dinamika di lapangan,” ujarnya dalam rilis yang diterima RRI Rabu, 13 Mei 2026.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dedi-mulyadi-berencana-hapus-pajak-kendaraan-bermotor/

Menurut Effendi Edo, terdapat sejumlah isu strategis yang dapat menjadi perhatian PPI ke depan, salah satunya pemberdayaan ekonomi pensiunan. Ia menilai masa pensiun tetap harus menjadi fase yang produktif sekaligus memberikan rasa tenang bagi para lansia.

“Kami berharap PPI dapat mendorong program kewirausahaan sosial atau pendampingan ekonomi bagi anggotanya. Jangan sampai masa pensiun dianggap sebagai fase pasif. Justru dari sini bisa tumbuh jejaring ekonomi kreatif yang memberi manfaat, baik secara finansial maupun psikologis,” ujarnya.

Selain penguatan ekonomi, Wali Kota juga mendorong PPI aktif membangun literasi kesehatan bagi lansia melalui berbagai kegiatan pendukung kebugaran fisik dan mental. Pemerintah Kota Cirebon, kata dia, juga membuka ruang bagi PPI untuk menjadi mitra kritis pemerintah dalam memberikan masukan berbasis pengalaman lapangan.

“Kami tidak anti kritik. Justru kami membutuhkan pandangan dari Bapak dan Ibu yang telah melalui berbagai situasi, baik dalam penyusunan kebijakan maupun pengelolaan persoalan sosial. Itu menjadi kekuatan bersama dalam membangun Kota Cirebon yang lebih baik,” ucapnya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-pimpin-pembongkaran-puluhan-lapak-pkl-di-jalan-eyckman/

Effendi Edo menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi dengan PPI, termasuk dalam upaya perlindungan hak-hak pensiunan seperti akses kesehatan dan pelayanan publik. Ia berharap PPI dapat menjadi bagian penting dalam memastikan kesejahteraan para lansia di Kota Cirebon.

“Semoga PPI dapat menjadi garda terdepan dalam memastikan hak-hak tersebut terpenuhi secara layak dan tanpa hambatan birokrasi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PPI Kota Cirebon, H. Abdul Aziz Husein, menyampaikan organisasi yang dipimpinnya memiliki landasan hukum dan arah gerak yang jelas dalam mendukung kesejahteraan lansia. Ia menyebut PPI mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan serta hasil Kongres PPI tahun 2022.

“Selain itu, kami juga berpegang pada hasil Kongres PPI tahun 2022 yang menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi, serta keputusan PPI Jawa Barat terkait visi besar PPI sebagai organisasi yang mengayomi, unggul, modern, dan bebas dari intervensi pihak manapun,” katanya.(14/5/2026)

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/mk-tolak-gugatan-uu-iknpertegas-ibu-kota-negara-tetap-jakarta/

Ia menambahkan, PPI Kota Cirebon akan terus berupaya memperjuangkan perlindungan pensiunan, menciptakan lingkungan ramah lansia, serta memastikan para pensiunan tetap memiliki ruang untuk berkontribusi bagi masyarakat.

“Bagi kami, yang paling penting adalah memastikan bahwa para pensiunan tetap merasa memiliki ruang untuk berkontribusi. PPI hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang bisa memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas,” ujarnya.

Wonk Alit/SRC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!