Ajuan Pemdes Slangit Setahun, Belum Direalisasi Dinas Terkait

Cirebon. Suararadarcakrabuana.com – Pemerintah Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, telah mengajukan pembangunan sumber air bersih permanen kepada Dinas Pertanian dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sejak lebih dari satu tahun lalu, namun hingga kini belum direalisasikan.

Pengajuan tersebut berupa pembangunan sumber air pada satu titik dengan kedalaman sekitar 185 meter yang telah disurvei dan dinyatakan memiliki sumber air, tetapi pemerintah desa masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait.

Kepala Desa Slangit, Apendi, mengatakan pembangunan sumber air tersebut diharapkan menjadi solusi permanen bagi kebutuhan sekitar 1.700 KK yang setiap tahun mengalami kesulitan air ketika musim kemarau.

Menurutnya, pemerintah desa telah berulang kali berkoordinasi dengan dinas terkait agar pembangunan titik sumber air tersebut segera direalisasikan.

“Pemerintah Desa sudah mengupayakan, mengajukan tentang ada satu titik gitu ada sumbernya, tetapi dengan kedalaman 185 meter,” ujar Apendi dalam Dialog Cirebon Menyapa, Jumat, 21 Agustus 2026 kemarin.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kuwu-apendi-ucapkan-terima-kasih-ke-jajaran-polresta-cirebon/

Pengajuan pembangunan sumber air itu sebelumnya telah ditindaklanjuti dengan survei lokasi oleh pihak terkait, termasuk Dinas Pertanian dan BBWS, dan titik sumber air disebut sudah ditemukan.

Namun, lebih dari satu tahun setelah pengajuan awal, pembangunan tersebut belum berjalan dan pemerintah desa belum mendapatkan informasi pasti mengenai alasan belum direalisasikannya program tersebut.

“Waktu itu saya pengajuan di Dinas Pertanian dan ke BBWS. Itu lokasi sudah disurvei dan titik sumbernya tuh sudah ada, cuma belum realisasi,” kata Apendi.

Pemerintah Desa Slangit juga kembali mengusulkan kebutuhan pembangunan sumber air melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau Pamsimas, tetapi tindak lanjutnya masih diarahkan kepada dinas terkait.

Apendi mengatakan perangkat desa telah diminta melakukan koordinasi kembali, namun sampai saat ini belum mendapatkan respons mengenai waktu pelaksanaan pembangunan.

“Kalau dulu sih sudah lama. Pengajuan yang awal, sudah 1 tahun sih lebih,” ucap Apendi.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/polresta-cirebon-salurkan-air-bersih-ke-warga-desa-slangit/

Kondisi tersebut membuat pemerintah desa masih mengandalkan bantuan air dari BPBD dan Polresta Cirebon sebagai solusi darurat, sementara kebutuhan air warga terus meningkat ketika musim kemarau berlangsung.

Apendi mengatakan pembangunan satu titik sumber air permanen menjadi kebutuhan utama agar Desa Slangit tidak terus bergantung pada bantuan distribusi air setiap kali terjadi kekurangan air bersih.

 

Wonk Alit/SRC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!