Diduga Dalang Demo Pedagang Oknum Ormas Dan LSM

Subang. Suararadarcakrabuana.com – Oknum Ormas dan LSM dituding dalangi demo pedagang Subang kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi KDM. Bupati sebut para pedagang Subang yang mendemo KDM diprovokasi oknum Ormas dan LSM sebagai upaya politisasi.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita lemparkan tuduhan serius kepada oknum Ormas dan LSM yang menjadi koordinator unjuk rasa para pedagang Subang yang kiosnya dibongkar untuk ditata kembali.

Koordinator aksi pedagang Subang dituding sebagai provokator yang menggerakkan unjuk rasa para pedagang Subang dengan tujuan politisasi.

Baca juga : https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-menanggapi-aksi-adnan-dan-berikan-apresiasi-bupati-brebes/

koordinator aksi bukan merupakan pedagang setempat, sehingga dia menduga ada upaya adu domba antara masyarakat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat oleh pihak tertentu.

“Saya berharap para pedagang ini jangan mau terprovokasi, mau dihasut, mau diadudombakan dengan pemerintah daerah oleh oknum-oknum tertentu, mau dipolitisasi,” ucap Reynaldy Putra Andita di ruang kerjanya, menanggapi aksi pedagang Subang pada Selasa 10 Juni 2025.

Bupati Subang yang disapa Kang Rey itu kemudian menunjukkan surat pemberitahuan aksi pedagang Subang.

“Bisa kita lihat dari izin yang mereka sampaikan ingin mendemo. Itu koordinatornya sama sekali orang-orangnya tidak ada yang pedagang di situ,” kata Kang Rey, sodorkan alasan tudingan seriusnya itu.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/bupati-subang-tegaskan-pendemo-kdm-silahkan-minta-gabr/

Koordinator yang juga menjadi orator demo pedagang Subang, Muhammad Husni, menegaskan bahwa tujuan aksi yang dilakukan para pedagang Subang terdampak pembongkaran bangli di sepanjang pinggir jalan provinsi, Subang menuju Bandung itu merupakan upaya menagih janji Gubernur Jabar KDM.

Janji yang menurutnya diucapkan langsung oleh Dedi Mulyadi saat melakukan pembongkaran tempat para pedagang Subang dua minggu lalu.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/polresta-cirebon-giat-rakor-pemberatasan-geng-motor/

Husni mengaku pihaknya meminta kepastian waktu realisasi janji KDM memberikan uang ganti rugi dagangan, uang tunggu dua bulan, sembako seperti beras dan telur, serta pembangunan tempat baru kepada para pedagang.

Husni menyebut, pihaknya tak kunjung mendapat kepastian setelah sebelumnya telah meminta kejelasan kepada pihak Pemerintah Kabupaten Subang dan Pememerintah Provinsi Jawa Barat, hingga akhirnya dia dan kawan-kawan melakukan aksi unjuk rasa yang berlangsung di Tugu Nanas Jalancagak tersebut.

Redaksi ; RS,SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!