Irjen Herry Pimpin Misi Kemanusiaan ke Sumbar

PEKANBARU. Suararadarcakrabiuana.com – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bertolak menuju Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11), untuk meninjau langsung kondisi personel Polda Riau yang diperbantukan (BKO) dalam operasi kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan dan kondisi personel yang berada di garis depan penanganan bencana.

“Saya ke Agam dan melihat langsung tenda-tenda personel Polda Riau yang di-BKO-kan di sana. Salam dari Bapak Kapolri dan Ibu Ketua Umum Bhayangkari,” ujar Irjen Herry di Mapolda Riau.

Kapolda menegaskan, misi kemanusiaan tidak mengenal batas yuridiksi. Polda Riau, kata dia, akan terus hadir mendukung daerah yang membutuhkan bantuan.

Pada pagi yang sama, Polda Riau juga melepas enam truk bantuan logistik untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/h12-ops-zebra-2025-penegakan-hukum-1-419-799-perkara/

Bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat ini dihimpun dari keluarga besar Polda Riau dan Bhayangkari.

Bantuan yang dikirim antara lain: 255 dus mi instan, 50 dus mi instan cup, 50 sak beras ukuran 10 kg, 33 sak beras ukuran 5 kg, 20 dus sarden.

Kemudian 140 dus air mineral, 70 dus kue kaleng, 40 dus susu kaleng, 20 dus gula, 20 dus teh celup, 20 dus kopi.

Selanjutnya, 20 dus susu bayi, 30 dus pampers, 30 dus pembalut wanita, 25 kontainer penyimpanan, 240 helai selimut, 20 koli pakaian layak, dan 50 cangkul.

“Bantuan yang kami kirimkan adalah kebutuhan mendesak seperti bahan pokok, perlengkapan bayi, dan kebutuhan sehari-hari lainnya,” ujar Irjen Herry.

Sebagai bagian dari percepatan penanganan bencana, Polda Riau mengerahkan 290 personel BKO ke Sumatera Barat.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/polisi-gerebek-pabrik-mie-mengandun-bahan-kimia-di-bogor/

Personel berasal dari Satuan Brimob, Direktorat Samapta, dan Direktorat Polairud, sebagian besar memiliki kemampuan khusus Search and Rescue (SAR).

“Dari semua yang kami kirim, sekitar 250 personel memiliki kemampuan khusus untuk penanganan darurat atau pencarian dan pertolongan,” tuturnya.

Personel tersebut bertugas di bawah kendali operasi Polda Sumatera Barat.

Selain dukungan logistik dan personel, Polda Riau juga memperkuat layanan pemulihan trauma bagi para penyintas bencana.

Enam psikolog Polri telah dikirimkan sebelumnya pada Sabtu (29/11), dan mulai besok, sekitar 30 psikolog dari sejumlah kampus di Riau akan diberangkatkan ke lokasi-lokasi terdampak.

“Insyaallah besok kami akan dorong lagi sekitar 30 psikolog, bekerja sama dengan beberapa kampus di Riau, untuk melakukan trauma healing kepada korban,” kata Kapolda.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/seskab-teddy-ungkap-11-helikopter-dikirim-kelokasi-bencana/

Irjen Herry menegaskan, penanganan bencana tidak hanya fokus pada aspek fisik dan logistik, tetapi juga pada kondisi mental para korban maupun petugas.

Sinergi antara kepolisian dan akademisi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan psikologis masyarakat terdampak.

Pengiriman personel, bantuan logistik, serta tenaga psikolog ini menegaskan kesiapan dan komitmen Polda Riau dalam mendukung penanganan bencana di provinsi tetangga, sekaligus memperkuat misi kemanusiaan lintas wilayah di Sumatera.

Ripah/Wonk Alit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!