MWC NU Gelar Islah Kesepakatan Penyelesaian Kesalahfahaman

Cirebon. Suararadarcakrabuana.com – MWC NU Kecamatan Panguragan menggelar acara do’a bersama dan Islah kesepakatan penyelesaian kesalahpahaman antara pihak MWC NU dengan Pemdes Panguragan Kulon yang beberapa hari lalu telah viral di media sosial.

Sekaligus permintaan maaf dari pihak MWC NU kepada Pemdes panguragan kulon terutama kepada H.Kusyono selaku Kuwu panguragan kulon yang telah tuduh sebagai Oknum Kuwu melakukan jual beli tanah.

Kegiatan Islah berlangsung di gedung MWC NU, pada malam Minggu , acara dimulai dari pukul 20 :30 WIB hingga Pukul 22 ; 42 WIb. Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ketua MWC NU beserta pengurus nya, Ketua Kajian tukar guling tanah titi sara,, Kapolsek panguragan beserta jajarannya, camat panguragan, perwakilan dari Pemdes Panguragan kulon, dan para sesepuh MWC NU.

Menurut penjelasan dari ketua kajian tukar guling tanah titi sara saat dikonfirmasi oleh awak media Suararadarcakrabuana.com mengatakan permasalahan terkait kesalahpahaman yang sudah viral, kini sudah menemukan titik temu dan antara MWC NU dengan Pemdes Panguragan Kulon sudah saling memaafkan.

” Alhamdulillah, pada malam hari ini, apa yang sudah menjadi berita viral beberapa hari yang lalu. Malam ini permasalahan sudah selesai. Kita semua sudah sepakat saling memaafkan, apa yang sudah dilakukan oleh teman teman MWC NU. Kami sudah berembuk dengan pa Kuwu dan memaafkan, maka dengan ini kami akan mempending semua laporan ke ranah hukum. Untuk kedepannya mudah-mudahan teman – teman NU dan para kiyai bersama tim bisa menyukseskan tukar guling bisa selesai sesuai dengan keinginan.” Ujar Edi (7/6/2026)

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kuwu-panguragan-kulon-terima-kedatangan-ketua-mwc-nu/

Disisi lain menurut pengakuan dari ketua MWC NU K.H Mustahdi Amin bahwa kedua belah pihak sudah sepakat sudah saling memaafkan dan ia pun merasa bahwa pihaknya merasa melakukan kesalahan akibat dari mis komunikasi antara MWC NU dengan pemerintah desa Panguragan Kulon terkait status tanah tersebut.

Selain itu ia mewakili pihak MWC NU untuk meminta maaf kepada Kuwu panguragan kulon dan K.H Khuluk atas apa yang sudah dilakukan oleh pihak nya beberapa hari yang lalu.

” Alhamdulillah, mudah – mudahan semua pihak dengan keterbatasan masing-masing, dengan kelemahan masing-masing sudah menerima semuanya. Bahkan bukan katanya lagi? Semua sudah sepakat Islah, ,damai dan mudah – mudahan dengan adanya permasalahan ini antara ulama dan Umaroh satu membahu. Saya pribadi mengucapkan minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Kuwu panguragan kulon dan K.H Khuluk atas peristiwa tersebut. Selain itu kami atas nama MWC NU mengucapkan banyak terimakasih kepada H. Kusyono Kuwu panguragan kulon yang telah membantu administrasi MWC NU.” Ungkap K.H. Mustahdi Amin ketua MWC NU Kecamatan Panguragan, saat dikonfirmasi masih awak media setelah selesai acara islah. (7/6/2026)

Selain Ketua MWC NU kiayi Khaerul Khuluk selaku pengasuh pondok pesantren Al- Mansyur merasa lega dan bangga dengan adanya islah menghasilkan, hasil yang baik.

Baca juga ;https://www.suararadarcakrabuana.com/mwc-nu-panguragan-gelar-aksi-tolak-praktek-jual-beli-tanah/

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, terus terang sahabat media, saya kiyai haji Khaerul Khuluk pengasuh ponpes Al Mansyur berbangga hati dan berbahagia dengan adanya islah yang diprakarsai MWC NU lewat acuan -acuan muspika kecamatan panguragan, ternyata menghasilkan hasil yang baik. Islah yang damai dan aman. Dengan tidak mengurangi rasa saling menghormati dan Istikomah masing-masing. Saya pribadi mengucapkan banyak terimakasih untuk sahabatku semua, unsur muspika, pemerintah Desa dan dari unsur MWC NU

Menurut penjelasan dari camat panguragan Teddy Sutrisno mengatakan bahwa dengan ada Islah kesepakatan dapat menyelesaikan kesalahpahaman antara MWC NU dengan Pemdes Panguragan.

” Alhamdulillah malam hari ini,kita saksikan bersama telah terjadi proses Islah yang mungkin selama ini terjadi ada kesalahpahaman. Saya yakin kesalahpahaman ini karena memang kurang komunikasi. Saya bersama forkompimcam, Pa Kapolsek dan Pa Danramil. Dengan adanya islah ini tentu saja kami sangat senang sekali bahkan mendorong untuk menjaga kondusifitas wilayah kecamatan panguragan dan saya harapkan sekali lagi kepada masyarakat panguragan kulon.” ujarnya

Baca juga ;https://www.suararadarcakrabuana.com/gubernur-jawa-barat-pimpin-rakor-dengan-tni-dan-bmkg/

“Tentanghal-hal yang bersifat belum mempunyai data, belum ada fakta, mudah mudahan hal seperti ini tidak akan terjadi kembali. Sehingga ini adalah untuk kita dari kita bersama-sama membangun masyarakat kecamatan panguragan. Mulai dari para alim ulama ,para kiyai bersatu padu bersama pemerintah dengan masyarakat. ke depan akan kita bangun antara MWC NU. Kemudian pemerintah dengan forkompimcam untuk membangun bersama-sama demi suksesnya kecamatan panguragan. “: Sambungnya. Teddy camat panguragan.

Wonk Alit/RS.S,H/SRC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!