Cirebon.suararadarcakrabuana.com- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, mengubah durasi lampu lalu lintas di Simpang Empat Palimanan untuk mengurai kepadatan saat arus balik Lebaran 2026 di Jalur Pantai Utara (Pantura) setempat, Selasa.
Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Palimanan Polresta Cirebon Kompol Reynaldi di Cirebon, Selasa, mengatakan volume kendaraan yang melintas di jalur arteri tersebut meningkat sejak pagi, terutama dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.
“Saat ini terjadi peningkatan arus di jalur arteri karena disebabkan oleh terpusatnya arus balik para pengendara yang bercampur dengan arus lokal,” katanya.
Untuk mengatasi kepadatan tersebut, kata dia, kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas dengan diskresi di lapangan, termasuk mengubah durasi lampu lalu lintas di simpang tersebut.
Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/hari-pertama-kerja-13-asn-pemkab-cirebon-alpa/
Menurut dia, durasi lampu hijau dari arah Bandung menuju Cirebon yang sebelumnya sekitar 30 detik kini diperpanjang menjadi satu menit untuk memperlancar pergerakan kendaraan.
Namun pada kondisi tertentu, kata dia, kendaraan dari arah tersebut juga dilakukan penyetopan sementara guna memprioritaskan arus utama dari jalur lain.
Sementara itu, ia menyampaikan penyesuaian waktu yang lebih panjang diterapkan pada arus kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta maupun Bandung.
Ia menyampaikan lampu hijau yang awalnya sekitar 2,5 menit kini ditambah menjadi 3,5 menit atau 210 detik, supaya arus lalu lintas bisa kondusif.
Reynaldi menuturkan kepadatan arus kendaraan di lokasi tersebut dipengaruhi pertemuan arus balik pemudik dengan aktivitas kendaraan lokal warga sekitar serta dampak pemberlakuan sistem satu arah dari Jawa Tengah menuju Jakarta.
Menurut dalam pantauan Suararadarcakrabuana.com, Nampak terlihat antrean kendaraan di sejumlah titik sepanjang Jalur Pantura Cirebon. Arus kendaraan didominasi sepeda motor yang bercampur dengan mobil pribadi, bus antarkota, hingga truk logistik yang melintas perlahan di jalur arteri tersebut.
Sejumlah petugas kepolisian juga terlihat berjaga untuk mengatur pergerakan kendaraan secara manual menggunakan tongkat lalu lintas Petugas menghentikan dan mengalirkan arus kendaraan secara bergantian, guna mencegah terjadinya kemacetan total di titik tersebut.
RS S.H/SRC




