Warga Japura Lor Pertanyakan Kinerja Dan Program Bansos 2024

CIREBON. SUARARADARCAKRABUANA.COM -Masyarakat Desa Japura Lor, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, mendatangi balai desa setempat, guna mempertanyakan berbagai permasalahan yang ada di desa. Salah satunya, bantuan sosial (bansos) beras yang diduga tidak diberikan pada yang berhak.

Acara yang diisi dengan dialog interaktif tersebut, dihadiri unsur Muspika dan Puskesos Desa setempat, warga mempertanyakan berbagai permasalahan yang ada di desa. Salah satunya, bansos beras yang diduga tidak diberikan pada warga yang mendapatkan program tersebut, namun tak dibagikan.

Menurut warga setempat Muhammad Suwandi, kedatangan warga ke balai desa ini untuk audiensi dengan pihak Desa dan unsur Muspika, mengenai berbagai dugaan yang terjadi. Salah satunya, bansos beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahun 2024 yang diduga tidak diberikan pada yang berhak.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/diskominfo-kabupaten-cirebon-gelar-bimtek-pengelola-data/

“Yang paling mencengangkan, ada tanda terima. Padahal bukan yang tercantum pada nama penerima dan ini menjadi bukti bagi kami, untuk melaporkan ke pihak berwajib,” katanya, Rabu (4/6/2025).

Suwandi menceritakan, sekitar 2024, desa ini mendapatkan program bansos beras dari Bapanas dan seharusnya, dibagikan pada yang tercantum pada penerima. Akan tetapi yang terjadi, sekitar ratusan warga yang datanya ada, namun tidak menerima.

“Setelah kami telusuri, data penerima dengan yang menerima tidak sinkron. Artinya, ada dugaan oknum yang mengambil beras tersebut,” ceritanya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/setelah-ditetapkan-tersangka-kuwu-surakarta-diberhentikan/

Dirinya mengharapkan, pihak berwajib untuk mengusut tuntas dugaan oknum yang bermain dalam pembagian bansos beras.

“Kami musyawarah terlebih dahulu dengan warga lain, apakah lanjut ke laporan polisi atau tidak. Guna kondusivitas desa,” ujarnya.

Akan Evaluasi Kinerja Kuwu Desa Japura Lor, Gufron mengungkapkan, akan evaluasi kinerja masing-masing sektor, agar lebih baik ke depannya.

“Kami ucapkan terima kasih pada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dan segera membenahi internal desa, guna lebih baik,” ungkapnya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/wabup-jigus-salurkan-batuan-korban-longsor-gunung-kuda/

Plt Camat Pangenan, Deni Syafrudin menuturkan, audiensi ini sebagai upaya untuk arah yang lebih baik bagi desa dalam melaksanakan roda pemerintahan.

“Tentunya, akan menjadi support bagi kami untuk lebih meningkatkan pembinaan di tiap desa, agar lebih maksimal,” tuturnya.

Deni menambahkan, salah satu yang terungkap dari dialog interaktif tersebut, adanya dugaan oknum yang bermain dalam pembagian bansos beras.

“Akan kami konfirmasi pada Puskesos desa. Apakah sesuai Juklak dan Juknis dalam penyaluran bansos beras tersebut,” imbuhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!