Tamiang Layang. Suararadarcakrabuana.com – Pameran Expo Bartim yang digelar Tanggal 5 – 12 Agustus 2025 adalah gelar pertama kepemimpinan M. Yamin, Bupati Bartim terpilih Periode 2025 – 2030.
Pameran Expo 2025 digelar dalam rangka memperingati HUT Bartim yang ke 23 dan HUT RI yang ke 80. Unjung Hartono, Tokoh Pemuda Bartim saat diwawancara awak media berpendapat,
“Penyelenggaraan Pameran Expo Tahun 2025 ini lebih baik dari Pameran Expo tahun-tahun sebelumnya”. ujar Unjung Hartono(21/8/2025)
Menurut Unjung, lokasi area Pameran sudah di beri Paving Stone, begitu pula Jalan Ring Road sekelilingnya sudah di Chor sehingga jika cuaca panas tidak berdebu dan apabila cuaca hujan tidak becek, ditunjang lagi akses jalan dari ujung Jalan Pati Anom sudah diaspal, tidak rusak dan berlobang seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kemudian penataan stand bermain, stand OPD-OPD & Kantor Kecamatan, Bank-Bank dan Stand UMKM jauh lebih tertata dari tahun-tahun sebelumnya, ucap Unjung.
Bahkan Stand UMKM terlihat lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya, ujar Unjung.
“Selain ittu jenis hiburan juga lebih bervariasi, termasuk genre musik. Ada Genre Dangdut, genre Pop/Rock, Genre Koplo bahkan ada DJ dan Dance/Tarian. Pengunjung juga lebih banyak. Intinya Pameran Expo Tahun 2025 lebih baik dari Pameran Expo tahun-tahun sebelumnya,” tegas Unjung.
Unjung mengungkapkan, walau pengunjung lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya, ada 2 hal yang menjadi catatan saya sebagai bahan evaluasi untuk Panitia Penyelenggara Pameran untuk Tahun 2026 nanti.
Pertama, perputaran uang untuk UMKM pada Pameran Expo tahun 2025 ini jikapun ada peningkatan namun tidak begitu signifikan Salah satu faktor penyebabnya adalah lambatnya proses pencairan TPP ASN. Sebagaimana telah di ketahui jumlah ASN di Bartim ini lebih dari 5000 orang (PNS & PPPK/belum jumlah keluarganya.
Ssebagian besar terpusat di Ibukota Kabupaten, Sudah 8 bulan mereka tidak terima TPP. Tentu sangat berpengaruh pada tingkat daya beli. Belum lagi kita bicara kebijakan efisiensi anggaran yang ketat dan Anggaran Perubahan yang masih berproses.
Kedua pengelolaan parkir mesti dibenahi. Saya melihat
Area Parkir tidak dikelola secara baik. Contoh saat Pembukaan Pameran banyak mobil-mobil yang parkir di Jalan Akses masuk Pameran. Ini tentunya membuat macet jalan. Kemudian banyak kendaraan roda 2 agak bebas masuk area pameran dan parkir di Ringroad Jalan sehingga menyebabkan kesulitan pengunjung masuk ke area stand OPD, Stand UMKM dan area hiburan.
Menurut pendapat Unjung, kepada Sekda yang baru nanti agar dapat mengelola anggaran benar-benar bisa mensiasati dan menyesuaikan dengan even-even besar untuk peningkatan perputaran uang yang lebih signifikan, dan kepada Panitia Penyelenggara harus mampu membenahi pengelolaan parkir agar tidak mengganggu pengunjung Pameran.
Jika 2 hal ini dapat teratasi, Unjung berkeyakinan Pameran Expo Tahun 2026 nanti akan lebih menggelegar.
(Yandi/Yuliana/Wahyudin)




