Mardiana Tokoh Adat Dinobatkan Jadi Perempuan Pimpinan

Bukan Kaleng-Kaleng, Mardiana D Dana, Tokoh Perempuan Adat Bartim Dinobatkan.Sebagai Perempuan Pemimpin

Tamiang Layang – Salah satu momen penting saat Peringatan Hari Masyarakat Adat Internasional (HIMAS) 2025 yang diselenggarakan oleh Aliansi Masyarakat Adat (AMAN), 7 – 9 Agustus 2025 di Banten, Launchingnya sebuah Buku yang berjudul “Senjata Kami Adalah Upacara Adat”.

Buku ini sebagai Ungkapan Pelambang dan Mantra Nausus, Perempuan Pembela HAM Lingkungan.

Buku ini mengisahkan 5 orang perempuan pejuang tanah airnya yang berdiri di garda depan melawan perusakan alam dan perampasan ruang hidup rakyat.

Didalam buku tersebut juga dimuat tentang bagaimana Mardiana D Dana bersama Lembaga Nausus meneliti HAM dan Lingkungan di kawasan Hutan Gunung Karasik dan sekitarnya

Atas jasa dan usaha yang dilakukan selama ini, maka saat Momen Peringatan HIMAS 2025 di Banten, Mardiana di deklarasi sebagai salah satu dari 5 Perempuan Pemimpin yang memperjuangkan HAM dan Lingkungan.

Adapun 5 orang yang di deklarasi tersebut adalah Mama Aleta yang melindungi Gunung Batu Molo, Maria Loretha yang merintis Kebun Sorgum, Juli Takaliuang di Adonara yang membela Pulau Sangihe, Mardiana Darren Dana yang menjaga Hutan Gunung Karasik dan Gunarti yang berjuang untuk alam pegunungan Kendeng.

Saat Mardiana ditanya awak media dikediamannya di Sulung, Tamiang Layang, Mardiana membenarkan telah terbitnya Buku yang didalamnya memuat penelitian tentang apa yang terjadi saat sekarang mengenai HAM dan Lingkungan Kawasan Hutan Gunung Karasik, Selasa, 26/08/2025

Buku ini lahir dari proses panen pengetahuan, menggali kebijaksanaan yang tertanam dalam ingatan, tubuh dan laku mereka sendiri, dan tampil dalam bentuk ungkapan kata-kata ucap Mardiana.

” Disini ungkapan Pelambang dan Mantra menjadi senjata perempuan dalam merawat kehidupan, menyemai harapan dan meneruskan perlawanan,” pungkasnya nya.

(Yandi/Yuliana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!