CIREBON, Suararadarcakrabuana.com – Jalur utama Pantura yang menghubungkan Jawa Tengah menuju Jakarta terendam banjir pada Senin (5/1/2026) malam kemarin.
Genangan air setinggi 20 hingga 30 sentimeter merendam badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama kendaraan roda dua.
Menurut informasi dari warga setempat , banjir terjadi di jalur Pantura tepatnya di depan Polsek Selatan Timur, Kelurahan Larangan, Kota Cirebon.
Genangan air membentang sepanjang sekitar 500 meter, mulai dari bawah jembatan layang hingga kawasan Perumahan Muria.
Sejumlah sepeda motor yang nekat menerabas banjir mengalami mati mesin. Pengendara dibantu petugas kepolisian sektor selatan timur terpaksa membantu mendorong kendaraan warga agar tidak memperparah kepadatan di jalur nasional tersebut.
Kapolsek Selatan Timur Polres Cirebon Kota AKP Juntar Hutasoit, menerangkan, banjir di titik ini mulai terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.
Secara bertahap air terus meninggi hingga berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.
Untuk mengurai kepadatan, Juntar bersama petugas Satlantas Polres Cirebon Kota melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan beberapa kendaraan ke jalur alternatif melalui Bundaran Tiga Berlian, masuk Wilayah Kota Cirebon, dan kembali ke jalur pantura di Kedawung.
“Kami melakukan pengaturan arus lalu lintas karena cukup banyak kendaraan yang tersendat, terutama sepeda motor, yang mogok. Akhirnya, arus kendaraan menuju Jakarta kami alihkan melalui jalur alternatif ke dalam kota, dan ke pantura Kedawung. Ini hanya beberapa menit saja,” kata Juntar . (6/1/2026)
Tak hanya merendam jalur utama Pantura, banjir juga menggenangi sedikitnya 54 rumah warga di Perumahan Muria yang berada di sisi jalan nasional tersebut.
Warga berupaya keluar dari kawasan perumahan karena ketinggian air terus meningkat.
“Tinggi mas, di jalan ketinggian sekitar 100 sentimeter yang parah, masuk ke rumah sekitar 20-30 sentimeter,” kata Dafa, salah satu warga Perumahan Muriadi(6/1/2026)
Juntar menyebutkan, banjir yang menggenangi jalur utama pantura dan juga Perumahan Muria, disebabkan meluapnya Sungai Cikalong. Aliran sungai ini meluap dan merendam permukiman warga hingga ke jalur Pantura.
Hingga Senin malam, petugas kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan membantu warga terdampak banjir.
Wonk Alit




