Insiden Kecelakaan Beruntun Indramayu Akibat Rem Blong

Indramayu. Suararadarcakrabuana.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Umum Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026) siang kemarin. Insiden ini melibatkan tiga kendaraan besar dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan melibatkan satu unit Isuzu Elf Long bernomor polisi E 7745 AA, serta dua unit truk tractor head merek Hino dengan nomor polisi E 8430 RA dan E 8445 RA. Akibat benturan beruntun, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk tractor head Hino bernomor polisi E 8445 RA yang dikemudikan Agus (37), warga Kecamatan Karangampel, melaju dari arah Indramayu menuju Cirebon.

Sesampainya di depan sebuah minimarket di Jalan Raya Srengseng, kendaraan tersebut mendadak mengerem. Polisi menduga, pengereman dilakukan karena adanya sekelompok anak punk yang diduga hendak menumpang kendaraan.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-merespon-unggahan-viral-warga-menagih-janji/

“Akibat pengereman mendadak tersebut, truk tractor head Hino bernomor polisi E 8445 RA ditabrak dari belakang oleh truk tractor head Hino bernomor polisi E 8430 RA yang dikemudikan Sukadwi (51), warga Kecamatan Karangampel,” ujar AKP Nandang.(22/1/2026)

Benturan keras itu belum berhenti. Truk yang dikemudikan Sukadwi kembali dihantam dari arah belakang oleh Isuzu Elf Long bernomor polisi E 7745 AA yang dikemudikan Agus Dwi Kuncoro (48), warga Kecamatan Indramayu.

Ironisnya, truk Hino bernomor polisi E 8445 RA yang berada di posisi terdepan justru meninggalkan lokasi kejadian dan melarikan diri ke arah Cirebon.

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, pengemudi Isuzu Elf Long, Agus Dwi Kuncoro, meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya, Aan Suratman (56), warga Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, dilaporkan mengalami luka ringan.

“Tidak ada korban luka berat dalam peristiwa ini. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta,” ucapnya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/pokres-cianjur-tangkap-kades-mekargalih-tipu-warga-rp-300-juta/

Usai menerima laporan, petugas kepolisian bersama warga sekitar langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang di jalur tersebut.

“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung turun ke lokasi untuk membantu evakuasi korban, mengamankan tempat kejadian perkara, serta mengatur lalu lintas,” jelas AKP Nandang.

Hingga kini, kasus kecelakaan beruntun di Krangkeng Indramayu tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Polisi masih mendalami penyebab pasti kejadian, termasuk memeriksa para pengemudi yang terlibat dan saksi di lokasi kejadian.

Polsek Krangkeng juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang sigap membantu proses evakuasi serta segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak berwenang.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/penggeledahan-disdikbud-titik-awal-terbongkarnya-kasus-pkbm/

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sigap membantu. Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam penanganan kejadian di lapangan,” pungkasnya.(22/1/2026)

 

Wonk Alit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!