Casmari Viral Bukan Sebuah Prestasi,Tapi Viral Kades Nyawer

Cirebon. Suararadarcakrabuana.com – Benarkah kepala desa asal Cirebon ini memang gemar nyawer dan sudah tajir bahkan sebelum menjabat jadi kades?

Baru – baru ini nama Casmari mendadak jadi bahan perbincangan publik belakangan. Casmari diketahui merupakan seorang Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon.

Bukan karena sebuah prestasi, Casmari jadi sorotan media usai kepergok nyawer Nathalie Holscher di klub malam. Aksinya itu ternyata sudah lebih dulu viral di berbagai media sosial.

Bahkan, kabar tentang adanya kades di Cirebon kepergok nyawer Nathalie Holscher ini sampai ditanggapi serius oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Menurutnya, tindakan itu tak mencerminkan etika pemimpin.

Baca juga  ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-tangani-terkait-kades-viral-nyawer-di-diskotik/

Oleh karena itu, Dedi pun menginstruksikan inspektorat untuk memeriksa Casmari. Ia juga mendorong penegakan etika dan disiplin bagi aparatur pemerintah desa yang melanggar kode perilaku.

Pemeriksaan juga akan menyasar sumber dana yang digunakan, apakah adanya penyalahgunaan anggaran desa. Dedi Mulyadi bahkan mengancam tak akan kucurkan dana bantuan agar kades-kades lain tidak ikut-ikutan melakukan hal tersebut.

“Pemimpin itu harus ada etika yang dibangun dalam dirinya, pemimpin harus menghindarkan perkara yang bisa menimbulkan problematika di lingkungannya,” tegas Dedi Mulyadi.

Saat dikonfirmasi tentang video viralnya, Casmari pun tak membantah bahwa sosok pria yang terlihat nyawer Nathalie di diskotik itu memang dirinya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-tegaskan-kades-viral-nyawer-terancam-dd-ditunda/

Mengutip Tribun Video, Casmari mengakui aksi tersebut dilakukan saat berada dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar. Atas pengakuannya tersebut, sosok Casmari semakin disorot hingga terungkap pula latar belakangnya.

Profil Casmari Kades Karangsari yang Lagi Viral Sebagaimana yang telah diketahui, Casmari adalah seorang Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ia rupanya diangkat sebagai kades pada tahun 2023. Informasi ini diungkapkan oleh Dani Iriawadi, Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Cirebon.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sentil kades di Cirebon yang kepergok nyawer Nathalie Holscer di diskotek.© Menurut keterangan Dani, jika dihitung dari awal tahun 2024, Casmari baru menjabat satu tahun setengah sebagai kepala desa Karangsari. Kecamatan Weru ,Kabupaten , Cirebon.

“Kalau dihitung dari awal 2024, dia baru menjabat satu tahun setengah. Belum ada laporan dari warga, tapi kami sangat menyayangkan, karena kepala desa juga harus menyontohkan hal-hal baik,” ungkapnya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (17/6/2025).

Menanggapi soal aksinya yang dianggap tak etis, Kades Casmari mengaku memang memiliki kebiasaan nyawer, bahkan jauh sebelum dirinya menjabat jadi kades.

Di momen dirinya nyawer Nathalie Holscher kala itu, ia mengaku setengah tidak sadar. Video Kades Casmari nyawer Nathalie Holscher di klub malam viral©

“Mungkin karena di event-event tertentu ya. Jadi saya juga kan secara enggak sadar itu keadaan, mungkin ya namanya diskotek kan agak puyeng lah,” ujar Casmari sembari tersenyum.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/imbas-kades-nyawer-kdm-tunda-bantuan-dd-di-cirebon/

Kades Casmari juga menegaskan bahwa dana yang dipakainya untuk menyawer bukan berasal dari anggaran desa, melainkan kantong pribadi. Ia pun mengaku mempunyai sejumlah usaha yang menjadi sumber penghasilannya.

Menurutnya, warga desa sudah paham dengan kebiasaanya tersebut. Ia pun mengklaim tidak ada penolakan dari masyarakat.

“Terus masyarakat juga tahu saya dari dulu tuh ya seperti ini. Cuman ya saya kan enggak (nyawer) di masyarakat umum. (Nyawer) itu juga sesekali enggak setiap hari. Masyarakat ya kondusif karena tahu dari saya sebelum jadi kuwu (kades),” jelas Casmari.

Dalam satu acara, Casmari mengaku bisa mengeluarkan dana saweran dalam jumlah besar, tergantung situasinya. Ia menyebut, saat menghadiri acara musik yang menampilkan DJ Nathalie Holscher, ia menyawer sekitar Rp 2 juta. Namun, jumlah terbesar yang pernah ia keluarkan mencapai Rp 15 juta dalam sebuah acara orgen tunggal.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kdm-intruksikan-inspektorat-periksa-kades-nyawer-di-cirebon/

“Saya sawer pernah habis sampai Rp15 juta di orgen tunggal. Di situ baru (acara DJ Nathalie Holscher, red) Rp1 juta-Rp2 juta,” ucapnya.

Lalu, dari mana asal harta kekayaan Kades Casmari hingga mampu memberikan saweran berjumlah fantastis?

Kepada awak media, ia mengaku memiliki usaha yang ia jalankan secara mandiri. Bahkan, ia mengklaim sudah kaya raya sebelum menjadi kepala desa.

“Saya juga usaha sendiri. Saya belum jadi (kades) mobilnya ada tiga, rumahnya sudah banyak, usahanya (jalan),” kata Casmari.

Kini Casmari curiga ada pihak yang sengaja menyebarluaskan video dirinya nyawer Nathalie Holscher untuk menjatuhkannya.

“Orang yang enggak senang aja yang viralin dana desa lah, beginilah begitu,” pungkasnya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/gubernur-jabar-minta-bappeda-evaluasi-biaya-oprasional-bijb/

Atas perbuatannya itu, Casmari kini harus menjalani pemeriksaan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon. Langkah ini diambil untuk memastikan motif di balik tindakan tersebut, apakah ada penggunaan dana desa yang tidak semestinya, serta hubungannya dengan aturan yang berlaku bagi seorang kepala desa.

“Kami akan melihat aksi yang dilakukan Kuwu dengan aturan yang telah ada, yakni Peraturan Bupati Nomor 155 Tahun 2020 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kuwu. Dari aturan itu, akan ditentukan sikap pemerintah dalam menyikapi perilaku Casmari yang hingga viral ini,” kata Dani Iriawadi, Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Cirebon.

Tim RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!