Bupati Indramayu Resmikan Kawasan Industri ISGIZ Indramayu

INDRAMAYU, Suararadarcakrabuansa.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu meresmikan pembangunan kawasan industri modern dan terintegrasi atau Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ). Kawasan ini dibangun di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Groundbreaking kawasan industri milik PT Jayamas Surya Sentosa tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim. Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Baca juga: Lucky Hakim Resmikan Tugu 0 Kilometer Calon Kabupaten Indramayu Barat

“Jadi di Desa Mekarwaru, Gantar ada salah satu perusahaan membuka kawasan industri. Ini untuk memajukan Indramayu secara umum dan juga Indramayu bagian barat,” kata Lucky Hakim, Selasa (23/12/2025).

Kawasan industri ISGIZ akan dibangun di atas lahan seluas 129 hektare dengan konsep kawasan industri modern yang didukung infrastruktur canggih dan sistem smart grid. Ke depan, kawasan tersebut akan diisi berbagai pabrik yang diyakini mampu membuka lapangan kerja secara masif.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/lucky-hakim-resmikan-tugu-0-kilometer-kabupaten-indramayu/

“Kalau 10 pabrik berarti 10 ribu pekerja, kalau 100 pabrik berarti 100 ribu pekerja, dan 80 persennya kami minta harus warga Indramayu,” kata Lucky.

Dalam keterangannya, PT Jayamas Surya Sentosa menyebutkan bahwa pembangunan ISGIZ merupakan respons terhadap terbukanya peluang bisnis di sektor properti, konstruksi, teknik, perdagangan umum, serta jasa konsultasi seiring perkembangan Indonesia.

Kawasan industri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga ekosistem produktif yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Lucky menambahkan, selain bertujuan untuk meningkatkan investasi, keberadaan ISGIZ juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Indramayu Barat yang selama ini dinilai masih terbatas pusat ekonominya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/seskab-teddy-dan-menteri-pu-bertemu-ksad-di-mabes-ad/

Mengingat wilayah Indramayu Barat sendiri diusulkan menjadi daerah pemekaran dari Kabupaten Indramayu. Progres saat ini tinggal menunggu pembukaan moratorium dari pemerintah pusat.

Pemerintah daerah pun, kata Lucky, terus mendorong agar makin banyak lagi kawasan industri yang berdiri di Indramayu bagian barat. Selain di Gantar, kawasan industri juga disiapkan di wilayah Kecamatan Sukra, Patrol, hingga Kandanghaur.

“Kehadiran pabrik-pabrik ini diharapkan mampu menciptakan sentra ekonomi yang kuat dan berkelanjutan,” ucapnya.

Untuk mendukung aktivitas industri dan logistik, Lucky juga mengungkapkan rencana pemerintah yang bakal pembukaan exit tol baru di wilayah Gantar, tepatnya di antara KM 122 hingga KM 125.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dedi-mulyadi-tegaskan-pentingnya-peran-kadin-jabar/

Infrastruktur tersebut diyakini akan memperlancar distribusi dan menopang pertumbuhan ekonomi Indramayu Barat secara signifikan.

“Di Indramayu Barat nanti akan ada banyak pabrik. Exit tol ini diharapkan bisa menopang perekonomian secara besar-besaran,” pungkas Bupati Indramyu  Lucky Hakim.

Wonk Alit / RS,SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!