Bupati Sukabumi Temui Guru SD Sukaraja 2 Korban Intimdasi

 

Sukabumi. Suararadarcakrabuana.com – Terkait peristiwa kekerasan oknum wartawan terhadap Sekolah Dasar Negeri Sukaraja 2, Bupati Sukabumi H.Asep Japar akhirnya menemui pihak sekolah.

Dalam pertemuan itu, Kepala Sekolah Negeri 2 Sukaraja Siti Jualaeha didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena, Pengawas Bina Ahmad Yani dan Ketua PGRI Kecamatan Sukaraja Alan, mengungkapkan jika peristiwa kekerasan itu bukan kali pertama namun untuk kesekian kalinya.

Terkadang oknum wartawan ini datang dengan istrinya, bahkan tak jarang pelaku datang dalam keadaan mabuk.

“Kami tuh kalau datang dia ke sekolah, kami ketakutan karena sering mengamuk dan mengancam. Meminta jatah bulanan dengan berbagai alasan. Karena jika tidak dikasih pasti mengamuk” ungkap Kepala Sekolah SDN Sukaraja 2.

AG juga sering mengamuk mengeluarkan kata-kata binatang, hingga akhirna peristiwa itu di videokan pihak sekolah.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kpk-dukung-pemerintah-dan-dpr-bahas-ruu-perampasan-aset/

“Kami pihak sekolah merasa terintinidasi oleh AG selama ini. Kami ketakutan bapak bahkan para guru trauma kalau ada AG” ungkap Kepsek.(2/9/2026)

Sementara itu, pihak pengawas pendidikan Ahmad Yani membenarkan jika peristiwa ini bukan kali pertama terjadi dilingkungan sekolah oleh oknum wartawan AG ini.

“Ini bukan kali pertama terjadi, saya suka kasihan kepada sekolah-sekolah. Mudah-mudahan hal ini menjadi pelajaran dikemudian hari. Atas arahan pak kadisdik Alhamdulillah tindakan ini sudah diserahkan pada proses hukum” ungkap

Menanggapi peristiwa ini Bupati Sukabumi H.Asep Japar mengecam kekerasan dilingkungan pendidikan. Hal ini tidak baik dan akan menganggu bagi pysikologi anak-anak.

“Saya mengecam kekerasan di dunia pendidikan karena akan menganggu psykis anak-anak. Saya juga meminta ibu tetap sabar biarkan proses ini menjadi ranah hukum. Soalnya bukan hanya menganggu pendidikan tapi akan mengganggu tugas jurnalistik atau media yang betul-betul menjalankan profesinya” kata Bupati (2/9/2026)

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/muncul-poster-kdm-ahok-plus-kabinet-tangguh-versi-warganet/

Selain memberikan dukungan moril, bupati juga meminta agar Kadisdik melakukan langkah kordinasi dengan berbagai pihak agar kasus kekerasan di sekolah tidak kembali terulang.

 

Reporter Jejen m./Kaperwil jawa barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!