Gerebek Perjudian Sabung Ayam Kapolsek Negara Batin Tewas

Suararadarcakrabuana.com – Dokter Forensik RS Bhayangkara Lampung Cathrina Andriyani mengungkapkan Kapolsek Negara Batin, Way Kanan AKP Anumerta Lusiyanto tewas usai mendapat tembakan pada bagian dada. Kapolsek mengalami pendarahan hingga menyebabkan dirinya meninggal dunia.

“Korban meninggal dengan masuknya benda asing yang menyebabkan pendarahan. Hal paling vital menyebabkan korban meninggal dunia tembusnya proyektil melewati paru dan jantung,” katanya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/polresta-cirebon-tangkap-pengedar-okt-di-bengkel-motor/

Ia menjelaskan saat kedatangan jasad pertama, tim forensik yang memeriksa tidak menemukan ada darah keluar dari tubuh korban karena proyektil bersarang di tubuh korban.

Tim forensik yang menemukan proyektil dan bekas luka mendapati ada resapan pada dada kanan, sela iga kanan, lalu luka robek pada serambi kanan jantung, paru, dan pendarahan pada usus halus dan besar.

Proyektil yang bersarang tidak tembus dari tubuh korban, namun proyektil tersebut pecah saat menembus tubuh korban hingga proses autopsi dilakukan dengan bukti proyektil 1,7 sentimeter dengan lebar bagian bawah 6 milimeter.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/polri-selidiki-kasus-tppo-pemuda-asal-sukabumi-di-kamboja/

Sebelumnya, kasus penembakan di arena judi sabung ayam ini terungkap pada saat penggerebekan tempat perjudian itu pada Senin, 17 Maret 2025. Dalam penggerebekan tempat judi di Kampung Karang Manik, Kabupaten Way Kanan, Lampung itu tiga anggota Polri tewas ditembak Kopda Basar.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/polres-pesisir-barat-sambut-kepulangan-jamaah-haji/

Ketiga polisi yang tewas itu adalah Ajun Komisaris Polisi Anumerta Lusiyanto (Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Negara Batin), Ajun Inspektur Polisi Dua Anumerta Petrus Apriyanto (Bintara Polsek Negara Batin), dan Brigadir Polisi Dua Anumerta M Ghalib Surya Ganta (Bintara Sat Reskrim Polres Way Kanan).

Penembakan itu dilakukan oleh oknum TNI Kopka Basarsya, sedangkan Peltu Yun Heri Lubis juga terlibat dalam tindak pidana perjudian.

RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!