Cililin, KBB. suararadarcakrabuana.com — Haji Mumuh, atas dasar perintah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, meninjau langsung lokasi longsor besar yang menutup akses jalan utama di Kampung Bangsaya RT 01 RW 07, Desa Nanggerang, Kecamatan Cililin. Longsor yang terjadi akibat hujan deras pada Kamis sore itu telah melumpuhkan mobilitas warga dan mengancam aktivitas pendidikan serta perekonomian masyarakat. Senin, 8/12/2025
Dampak Longsor
- Akses guru dan siswa SMP–SMA dari daerah Nanggerang terhambat total.
- Jalur vital perekonomian warga dari lebih dari 3 RW tertutup.
- Mobilitas masyarakat lumpuh, menimbulkan kekhawatiran isolasi wilayah.
Tindakan Aparat
Kapolsek, Danramil, dan Camat Cililin bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat telah turun langsung memantau kondisi. BPBD memastikan tanah masih aktif bergerak dan akan segera mendatangkan alat berat (ekskavator) untuk mempercepat proses perbaikan jalan.
https://www.suararadarcakrabuana.com/dampak-longsor-akses-jalan-utama-pendidikan-dan-ekonomi/
Pernyataan Haji Mumuh
Dalam kunjungannya, Haji Mumuh menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan segera mengambil langkah cepat untuk memastikan akses warga kembali normal.
“Atas arahan langsung dari Bapak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, kami hadir di sini untuk memastikan penanganan segera dilakukan. Jalan ini adalah urat nadi warga, baik untuk pendidikan maupun ekonomi. Pemerintah tidak akan tinggal diam, alat berat akan segera diturunkan agar akses kembali terbuka,” tegas Haji Mumuh di hadapan warga.
Harapan Seorang warga, DY (37), menuturkan bahwa longsor ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Ini jalan utama, kalau tidak segera diselesaikan, ekonomi warga akan terganggu,” ujarnya.
https://www.suararadarcakrabuana.com/400-jiwa-terdampak-bencana-longsor-di-arjasari-jawa-barat/
Dampak longsor juga mengancam pada Pendidikan dan mengancam akses ke sejumlah sekolah, di antaranya:
- 5 SD di wilayah sekitar,
- SMK Pertiwi 1,
- SMP Negeri 3 Cililin,
- SMA Madya Utama,
- SMP Madya Bakti.
Jalur alternatif melalui Soreang Andes atau Buni Negara Sindangkerta tersedia, namun jarak jauh membuat waktu tempuh lebih lama dan memberatkan warga.
Dengan kehadiran langsung Haji Mumuh atas perintah Gubernur Jawa Barat, masyarakat Desa Nanggerang berharap penanganan segera dilakukan agar akses pendidikan dan ekonomi kembali berjalan normal.
Riki




